Kelompok Pendukung di Filipina Presiden Tsai: Setiap Perantauan adalah Kebanggaan Taiwan

  • 19 August, 2019
  • 鄭蕙玲
Kelompok pendukung presiden Taiwan di Manila mengimbau agar saat pemilu 2020 pulang dan memberikan hak suara pilih.

(Taiwan, ROC) – Kelompok pendukung Presiden Tsai Ing-wen di Filipina terbentuk pada tanggal 18 Agustus 2019, dalam pidato yang berupa rekaman video, Presiden Tsai mengemukakan, setiap warga Taiwan yang berjuang di luar negeri adalah kebanggaan Taiwan, berharap semuanya dapat memberikan kesempatan 4 tahun lagi baginya, “Saya pasti akan membuat Taiwan lebih baik lagi”.

Dalam video Presiden Tsai menyampaikan, “Begitu banyak sahabat di luar negeri, meskipun berjuang di luar negeri tetapi masih menaruh perhatian pada masa depan Taiwan, mendukung Taiwan, mendukung saya, benar-benar membuat orang sangat terharu.”

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Berkat perjuangan dari tiap-tiap sahabat di negera yang menjadi target kebijakan baru ke arah selatan, yang juga memperlihatkan perkembangan hubungan dengan Taiwan. Tidak saja hubungan ekonomi perdagangan, pertukaran kebudayaan, jumlah wisatawan, semua berkembang secara signifikan, kami juga memperbaharui perjanjian jaminan investasi Taiwan dengan Filipina dan India.”

Pemilu presiden dan wakil presiden periode ke 15 Republik Tiongkok akan berlangsung pada tanggal 11 Januari 2020.

Ketua Yuan Legislatif - Su Jia-chyuan, wakil Ketua OCAC - Kao Chien-chih, Wakil TAITRA – Chuang Suo-hang, CEO Taiwan Rolling Stock Co., Ltd. Tsai Huang-liang, tanggal 18 Agustus kemarin tiba di Manila, ibukota Filipina untuk melakukan studi banding dan kunjungan ke pengusaha Taiwan di Filipina, pada malam harinya menyelenggarakan pendirian “Kelompok pendukung Presiden Tsai Ing-wen dalam pemilu 2020” yang diikuti juga oleh legislator Chen Ding-fei (陳亭妃)

Presiden Tsai membeberkan, sekarang ini pendapatan dari 1000 pertama pengusaha Taiwan di negara kebijakan baru ke arah selatan hampir mencapai NTD30,6 trilliun, nilai perdagangan bilateral sudah melebih USD110 milyar (sekitar NTD31,31 trilliun), meningkat 20% lebih dibandingkan tahun 2016, “ini semua adalah hasil upaya keras  dari setiap orang yang berada jauh dari kampung halaman.”

Kepala negara menyampaikan, Taiwan tidak saja melepaskan diri dari ketergantungan terhadap satu pasar, beberapa tahun ini juga berpegang pada kedaulatan, menjamin demokrasi, membangun jaringan perlindungan demokrasi, memberikan hukuman berat bagi hoax, meraih persahabatan negara-negara internasional yang mendukung demokrasi Taiwan.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Saya sangat mengerti, nilai dari kebebasan memerlukan perlindungan sistem demokrasi masyarakat, ‘hasil dari 3 tahun’ adalah apa yang sering saya kemukakan pada teman-teman belakangan ini, semua tidak perlu khawatir, Taiwan tengah berubah menjadi baik, Taiwan juga akan semakin lama semakin baik. beri saya waktu lagi, saya pasti akan membuat Taiwan lebih baik.”

Pemimpin negara mengemukakan, pemilu tahun depan merupakan waktu penting bagi Taiwan, “tidak menyerah meskipun mendapat tekanan, tidak kendur meskipun mendapat dukungan”, ini merupakan moto dari Tsai Ing-wen. tidak peduli seberapa besar tekanan yang dihadapi, Tsai Ing-wen pasti akan tetap tegar demi Taiwan.

Komentar

Terbarumore