Rapat Membahas Kenaikan UMR Taiwan, Menaker : Akan Diperhitungkan Seksama

  • 14 August, 2019
  • 曾秀情
Menteri Ketenagakerjaan, Hsu Ming-chun

(Taiwan, ROC) Komite Peninjauan Upah Minimum Regional (UMR) menggelar rapat pada tanggal 14 Agustus 2019. Gaji per bulan Taiwan saat ini adalah NT$ 23.100 dan upah per jam-nya NT$ 150. Semenjak Tsai Ing-wen menjabat presiden, UMR Taiwan diketahui terus mengalami peningkatan selama 3 tahun berturut-turut. Rapat yang turut mengundang pihak produsen dan buruh ini membahas apakah perlu menaikkan UMR Taiwan pada tahun mendatang.

Dalam pidatonya, Menteri Ketenagakerjaan Hsu Ming-chun (許銘春) mengemukakan perlindungan upah minimum merupakan jaminan yang harus diberikan bagi kaum pekerja. Namun demikian, kenaikan upah harus mempertimbangkan faktor-faktor ekonomi lainnya. Setiap tahunnya akan ada indikator sosial ekonomi, yang dapat dijadikan bahan referensi, misalnya Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Tingkat Pertumbuhan Ekonomi (GDP). Hal-hal tersebut yang menjadi dasar pertimbangan pemerintah untuk menaikkan upah.

Menteri Ketenagakerjaan, Hsu Ming-chun mengatakan, “Dalam rapat tahun lalu, anggota komite kami telah merujuk pada beberapa indikator sosial ekonomi, misal Indeks 17 Komoditi Utama Masyarakat, Indeks CPI dan pertumbuhan GDP masyarakat. Indikator-indikator tersebut lah yang menjadi bahan referensi kami dan bukan sembarangan menetapkan angka”.

Ketua Asosiasi Pengusaha dan Produsen ROC (MUGA), Tseng Pao-hsiang (曾寶祥) mengkritisi pertemuan hari ini. Ia menyampaikan bahwa rapat yang digelar anggota komite tidak memiliki fungsi yang maksimal. Dan pada akhirnya, pemerintah-lah yang berhak menetapkan keputusan. Misal dengan pengumuman kenaikan sebesar 3% atau 5%, yang dirasa tidak masuk akal. Ia menghimbau pemerintah seharusnya memberikan solusi kepada Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk meminimalisir jumlah modal usaha yang terlampau tinggi. Langkah tersebut dinilai lebih efektif, dibandingkan dengan hanya mengumumkan angka kisaran kenaikan UMR. Ia juga meminta agar pemerintah dapat lebih bijak dalam memberikan pernyataan, dan bukan dengan cara menyebarkan sentimen negatif.

Di lain pihak, Ketua Asosiasi Serikat Pekerja Nasional, Chuang Chueh-an (莊爵安) menekankan bahwa kenaikan UMR perlu dilakukan setiap tahunnya, dengan target sebesar 6% hingga 8%.

Komentar

Terbarumore