Taiwan Turut Keluarkan Larangan Boeing 737 Max 8

  • 15 March, 2019
  • 曾秀情
Taiwan Turut Keluarkan Larangan Boeing 737 Max 8

 (Taiwan, ROC) --- Insiden jatuhnya 2 pesawat Boeing 737 Max 8 dalam kurun waktu setengah tahun membuat dunia beramai-ramai mengeluarkan larangan untuk menerbangkan pesawat tersebut. Terkait hal ini, Biro Navigasi Sipil Kementerian Perhubungan (CAA) pada Jumat (14/3) mengumumkan larangan untuk pesawat Boeing Max 8 dan 9, berada di langit Republik Tiongkok. Selain itu, CAA juga menghentikan seluruh aplikasi untuk mengubah pengoperasian dari jenis pesawat terkait. Hingga saat ini belum ditemukan adanya bukti pembelian pesawat 737 Max 8 oleh maskapai penerbangan dalam negeri.

Pesawat Boeing 737 Max 8 yang dioperasikan oleh maskapai Ethiopian Airlines, jatuh pada Minggu kemarin (10/3). Atas peristiwa tersebut, 157 penumpang diketahui tewas. Beberapa negara di dunia juga telah mengeluarkan larangan untuk menerbangkan pesawat jenis ini, di antaranya Daratan Tiongkok, India, Australia, Uni Eropa dan Amerika Serikat.

CAA merilis prosedur akan pengoperasian pesawat terbaru, mejelaskan bahwa pesawat Boeing 737 Max 8 menerapkan sistem Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS). Dikabarkan sistim tidak mudah dikendalikan oleh para pilot.

CAA menambahkan meski penyebab jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines kini masih dalam proses penyidikan, namun dikarenakan mempertimbangkan akan terdapatnya kecurigaan dari sistim Boeing 737 Max 8, yang mengakibatkan para pilot sulit mengendalikan pesawat, CAA memutuskan untuk mengeluarkan pernyataan larangan resmi.

Berdasarkan keterangan dari CAA, saat ini tidak ditemukan adanya kepemilikan pesawat Boeing 737 Max 8 oleh 2 maskapai penerbangan Taiwan, yakni China Airlines dan EVA Air.

Komentar

Terbarumore