Flu Babi Afrika di Daratan Tiongkok Telah Berlalu? COA: Perlu Diamati Hingga Maret-April Mendatang

  • 11 February, 2019
  • 鄭蕙玲
Wakil Ketua COA Huang Jin-cheng menjelaskan langkah penanggulangan terhadap flu babi Afrika

(Taiwan, ROC) Wabah flu babi terus merambat di Daratan Tiongkok,telah menyebar ke 34 propinsi, kota, distrik; total sebanyak 109 kasus. Inilah data yang disampaikan oleh Daratan Tiongkok kepada Organisasi Kesehatan Hewan Dunia(OIE),namun Dewan Pertanian (COA) berpandangan tidak begitu optimis.

Wakil ketua COA sekaligus menjabat sebagai wakil komandan pusat tanggap musibah flu babi Afrika Taiwan Huang Jin-cheng(黃金城) pada hari Senin ini (11/2) menyampaikan, sementara ini provinsi Shandong dinyatakan sebagai kawasan bebas rentan flu, akan tetap Badan Inspeksi Karatina dan Kesehatan Hewan Tumbuhan pada tanggal 22 Januari lalu mendapati sosis ham daging babi produksi provinsi Shandong positif terinfeksi virus, dicurigai semenjak awal telah terkontaminasi, asalkan pihak Daratan Tiongkok dapat membuktikan sumber daging olahan ini berasal dari provinsi lainnya.

Huang Jin-cheng(黃金城) mengatakan, “sosis ham produk dari provinsi Shandong positif terinfeksi, hal ini juga menunjukkan tidak dapat memonitor dengan baik kawasan sendiri, jika produk daging olahan berasal dari provinsi lainnya atau dari provinsi sendiri, namun dapat dipastikan hasil yang diteliti kami positif terinfeksi, ada kemungkinan bahwa sebenarnya telah terjangkit wabah ini di Shandong, namun belum termonitor oleh pemerintah.”

Berdasarkan laporan dari Daratan Tiongkok yang disampaikan ke OIE bahwa, kasus demam babi Afrika dengan jumlah kasus tertinggi terjadi pada bulan Oktober tahun lalu, selanjutnya menurun hingga bulan Februari melewati 10 hari, pihak Daratan Tiongkok hanya melaporkan ada 1 kasus, sepertinya kondisi terkontrol dengan baik, puncak wabah flu babi afrika telah berlalu. Akan tetapi, Huang beranggapan, dikuatirkan adanya data sepihak yang diberikan oleh Daratan Tiongkok, karena pemeriksaan barang bawaan penumpang yang masuk ke Taiwan didapati produk daging olahan positif terinfeksi virus, malah banyak ditemukan pada bulan Januari, walaupun ada jedah waktu dalam proses pengolahan produk makanan dengan wabah flu, namun diharapkan tidak berpendapat bahwa puncak epidemi flu babi di Daratan Tiongkok telah berlalu, semestinya diamati dan mendapatkan konfirmasi hingga data pada bulan Maret atau April mendatang.

Komentar

Terbarumore