Mengupamakan Sebagai Winston Churchill Su Tseng-chang : Memberikan Prestasi

  • 11 January, 2019
  • 曾秀情
Presiden Tsai Ing-wen memeluk William Lai

(Taiwan – ROC) -- Presiden Tsai Ing-wen tanggal 11 Januari pagi mengelar jumpa pers di Istana Presiden, mengumumkan Su Tseng-chang yang mengambil alih posisi perdana menteri. Su Tseng-chang dalam kata sambutan menyampaikan, saat ini merupakan masa penting dan juga tugas yang sulit.
 

Su Tseng-chang juga menggunakan kata-kata dari mantan Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill, ia mengemukakan, Winston Churchill pernah menyampaikan “kemenangan bukanlah titik akhir, kegagalan juga bukanlah kiamat”, perang dunia ke 2 yang mana harus menghadapi musuh yang kuat di luar sana dan bergelut dengan musuh politik dalam negeri, memimpin Inggris melalui masa paling gelap, setelah kemenangan perang Churchill membuat prestasi luar bisa saat menjadi perdana menteri selama 2 periode.

Su Tseng-chang mengatakan, “Usai perang, dia menjadi perdana menteri 2 kali di usia senjanya, mendapat kepercayaan dan dukungan yang besar dari Ratu, demi menjalankan tugas bagi negara dan masyarakat Inggris, maka ia memberikan prestasi yang gemilang, saya berterima kasih pada Presiden Tsai Ing-wen yang kali ini memberikan kepercayaan dan dukungan pada saya.”

Su Tseng-chang menyampaikan, ia akan menyingsingkan lengan baju, bersama timnya turun ke jalan, menanggapi pendapat rakyat. Meskipun dalam mobil kabinet ada perdana menteri yang turun dan ada yang naik, tetapi ia akan berupaya keras agar mobil ini dapat berjalan dengan lancar, agar dapat lebih memuaskan penumpang.

Su Tseng-chang juga yakin dengan prestasi yang diberikan William Lai dan berharap di masa mendatang dia di bawah pimpinan Presiden Tsai Ing-wen dapat bersama-sama berjuang.

Dalam kata sambutan William Lai mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan masyarakat Taiwan dan Presiden Tsai Ing-wen padanya, dan juga berterima kasih pada Su Tseng-chang yang bersedia mengambil alih bebannya.
 

William Lai mengumpamakan semua ini bagaikan base ball, menyampaikan bahwa dirinya adalah pemain tengah yang melemparkan bola dan Su Tseng-chang adalah terminatornya. William Lai mengemukan, dalam sebuah ajang pertandingan, pengalaman dari si pelempar bola adalah yang paling berharga yang tidak dapat tergantikan, harus memiliki keberanian baru berani mengambil keputusan, harus memiliki jiwa kepemimpinan baru dapat mengelola setiap lemparan bola, ia percaya Su Tseng-chang akan memainkan perannya sebagai perdana menteri dengan baik hingga pertandingan berakhir dan tentu dapat meraih kemenangan mendapat dukungan dari masyarakat. Setelah William Lai memberikan kata sambutan, Presiden Tsai tidak saja menjabat tangan, tetapi juga memeluknya.

Komentar

Terbarumore