Presiden Tsai memuji peran Biro Investigasi dalam menghadapi infiltrasi dan ancaman baru terhadap keamanan nasional

  • 10 January, 2019
  • 陳志勇
Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menghadiri upacara wisuda Kelas Investigasi Angkatan 55, Kamis, 10 Januari.

(Taiwan, ROC) - Berbeda dari lembaga ketertiban sosial lainnya, Biro Investigasi selain harus menangani penyelidikan kasus kejahatan besar, juga berperan penting dalam sistem keamanan nasional, terutama ketika negara sedang menghadapi infiltrasi atau ancaman jenis baru.

Demikian ditegaskan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) ketika menyampaikan sambutan dalam upacara wisuda Kelas Investigasi Angkatan 55, Kamis, 10 Januari.

Presiden mengemukakan, Taiwan menyambut kunjungan sekitar 2-3 juta warga Daratan Tiongkok setiap tahun, tapi tidak dapat disangkal, ada sebagian darinya menggunakan ruang kebebasan dan demokrasi yang dinikmati di Taiwan untuk melakukan hal-hal tidak beruntung bagi Taiwan.

Tahun lalu saja, lanjut kepala negara, Biro Investigasi memecahkan 52 kasus yang bersangkutan dengan perlindungan keamanan nasional.

Presiden Tsai mengatakan, “Misalnya menggunakan aktivitas pertukaran sebagai samaran, berusaha melakukan aksi spionase dan bahkan perekrutan untuk mengembangkan berbagai organisasi di Taiwan. Kasus-kasus yang bisa memengaruhi keamanan negara seperti ini, jumlahnya pada tahun lalu mencapai 52 kasus, melibatkan 174 orang. Yang tersembunyi di balik angka-angka ini adalah ancaman terhadap keamanan nasional, juga melambangkan tekad Biro Investigasi dalam menunaikan tugas sebagai pelindung negara.”

Tsai juga menaruh harapan tinggi bagi para pelajar yang akan segera lulus dan terjun dalam pekerjaan di bawah Biro Investigasi. Ia percaya, setiap tenaga baru ini akan bisa bekerja sama, bersinergi dalam menciptakan lingkungan lebih aman bagi rakyat dan negara.

Komentar

Terbarumore