AIT kembali mengimbau RRT menghentikan penggunaan kekerasan dan memulihkan dialok dengan Taiwan

  • 10 January, 2019
  • 陳志勇
Juru bicara AIT Amanda Mansour

(Taiwan, ROC) - Amerika Serikat kembali menegaskan bahwa RRT hendaknya menghentikan penggunaan kekerasan dan memulihkan dialok dengan Taiwan, demikian pernyataan dari Institut Amerika di Taiwan (AIT) merespon komentar Presiden RRT Xi Jinping (習近平) tentang tekad menggunakan kekerasan senjata untuk menyelesaikan masalah antar Selat Taiwan.

“Amerika Serikat sangat prihatin terhadap keuntungan dari perdamaian dan kestabilan antar Selat Taiwan. Segala penyelesaian perbedaan antar selat harus dilakukan dengan cara damai dan berbasis pada keinginan masyarakat kedua pihak,” tutur juru bicara AIT Amanda Mansour, Kamis, 10 Januari.

Tanpa mengungkapkan lebih banyak detail tentang kapan dan di mana dialok tersebut seharusnya diadakan, Mansour mengatakan, “Amerika Serikat telah dengan jelas memberitahukan Beijing bahwa mereka seharusnya menghentikan penggunaan kekerasan dan memulihkan dialok dengan pemerintah yang dipilih oleh rakyat melalui cara demokratis di Taiwan.”

Komentar Mansour diajukan tidak lama setelah Garrett Marquis, juru bicara Dewan Keamanan Nasional di bawah Gedung Putih Amerika Serikat, mengungkapkan hal serupa untuk mendukung Taiwan dalam suatu posting di Tweeter.

Pernyataan Xi Jinping disampaikan pada 2 Januari dalam suatu peringatan 40 tahun disampaikannya “Surat untuk Rekan-rekan di Taiwan.” Melalui pidatonya, Xi menegaskan Tiongkok bersedia mengadakan dialok dengan pihak mana pun dari Taiwan untuk mempromosikan persatuan damai berdasarkan prinsip “satu Tiongkok.”

Namun, Xi juga mengatakan, Tiongkok tidak menjamin untuk melepaskan penggunaan kekerasan senjata dan mereservasi opsi untuk mengambil segala tindakan yang dibutuhkan.

Komentar

Terbarumore