Gedung Putih Menghimbau Daratan Tiongkok untuk Berhenti Menindas Taiwan

  • 08 January, 2019
  • 尤繼富
Gedung Putih Menghimbau Daratan Tiongkok untuk Berhenti Menindas Taiwan

(Taiwan, ROC) Juru Bicara Keamanan Nasional Gedung Putih Garrett Marquis pada Senin (7/1) mengemukakan Amerika Serikat menolak segala bentuk rencana dan ancaman terhadap masyarakat Taiwan. Negeri Paman Sam juga mengingatkan otoritas Beijing untuk berhenti menindas Taiwan dan mendukung langkah perundingan dengan pemerintah Taiwan.

Penguasa Daratan Tiongkok Xi Jin-ping pada Rabu (2/1) mengemukakan prinsip “1 negara 2 sistem”. Selain itu, Xi Jin-ping juga menyatakan 5 kebijakan terhadap Taiwan dan berjanji untuk tidak menggunakan kekuatan militer terhadap Taiwan.

Presiden Tsai Ing-wen juga langsung merespons, bahwa sebagian besar masyarakat Taiwan menentang kebijakan “1 negara 2 sistem”, ini juga merupakan konsensus Taiwan.

Jubir Keamanan Nasional Gedung Putih Garrett Marquis melalui akun twitter juga menyatakan pendapatnya. Selain itu, ia juga memposting ulang artikel dari Wall Street Journal yang mewartakan tanggapan Presiden Tsai Ing-wen. Dari sini jelas terlihat bahwa Amerika Serikat menolak segala bentuk rencana dan ancaman terhadap rakyat Taiwan.

Ia mengatakan Amerika Serikat percaya hanya dengan jalan perdamaian-lah, permasalahan lintas selat dapat teratasi. Ini juga harus didasarkan atas kehendak dari masyarakat kedua belah pihak. Amerika Serikat juga meminta kepada otoritas Beijing untuk berhenti menindas Taiwan dan melanjutkan dialog dengan pemerintah terpilih Taiwan.

Terkait hal ini, Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di Amerika Serikat mengucapkan terima kasih kepada Amerika Serikat dan negara-negara yang memiliki prinsip serupa dengan Taiwan. Dukungan-dukungan yang diberikan tentu dapat menyemangati masyarakat Taiwan untuk tetap mempertahankan nilai kebebasan dan demokrasi.

Kantor Perwakilan ROC di Amerika Serikat menegaskan kembali akan pernyataan Presiden Tsai Ing-wen yang menolak kebijakan “1 negara 2 sistem”. Nilai demokrasi Taiwan yang diperoleh dengan penuh perjuangan, tentu akan terus dijaga. Dunia Internasional juga tidak akan membiarkan Negeri Tirai Bambu melancarkan ancaman atau tindakan yang merusak nilai kebebasan Taiwan.

Komentar

Terbarumore