Ko Wen-je: Niat Baik Adalah Unsur Terpenting dalam Hubungan Lintas Selat

  • 01 January, 2019
  • 尤繼富
Ko Wen-je: Niat Baik Adalah Unsur Terpenting dalam Hubungan Lintas Selat

(Taiwan, ROC) --- Dalam kata sambutan Presiden Tsai Ing-wen di tahun 2019, Beliau mempertanyakan  Daratan Tiongkok, jika tidak dapat bekerja sama dalam penanggulangan epidemi, maka dirasa pernyataan “Keluarga Lintas Selat” hanyalah omong kosong belaka. Terkait hal ini, Walikota Taipei Ko Wen-je (柯文哲) saat menerima pertanyaan dari wartawan pada Selasa (1/1) mengemukakan, istilah “Konsensus 92” dan “Keluarga Lintas Selat” telah diberi label tersendiri. Ia merasa yang terpenting adalah keduanya harus mempunyai niat baik, jika masih ada prasangka buruk, maka hal ini dirasa sia-sia.

Dalam kata sambutan di tahun 2019 ini, Presiden Tsai Ing-wen sekali lagi menyerukan Daratan Tiongkok untuk berdasar pada ketentuan yang ada dan melaporkan informasi sejujurnya terkait wabah epidemi Asfivirus kepada pihak Taiwan. Beliau mengemukakan, jika dalam hal Asfivirus saja Daratan Tiongkok tidak dapat melaksanakannya, bagaimana mungkin membicarakan isu keluarga lintas selat?

Walikota Taipei saat menerima wawancara dan ditanyai pendapatnya terkait pernyataan sang Kepala Negara, menjawab yang terpenting dalam menjalin hubungan lintas selat adalah niat baik.

Ko Wen-je mengatakan, “Saya sudah pernah mengatakannya, seperti Konsensus 92 dan Keluarga Lintas Selat, di Taiwan kedua istilah ini sudah diberi label. Setiap kali harus diungkit kembali. Saya rasa yang terpenting adalah niat baik antar keduanya. Jika masih menyimpan prasangka buruk, perkataan apapun dirasa juga sia-sia”

Beredar kabar bahwa Bonnie Glaser yang merupakan salah seorang ahli dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mengundang Walikota Ko untuk berkunjung ke Amerika Serikat. Namun hal ini dibantah langsung oleh Bonnie, ia bahkan menuduh staf Ko We-je telah memutarbalikkan fakta. Terkait hal ini, Walikota Ko mengemukakan berita ini baru didengarnya pagi hari ini. Sebelumnya, ia sempat mengujar akan berkunjung ke AS pada Bulan Maret mendatang. Baik dirinya maupun stafnya tidak pernah mengatakan Bonnie Glaser mengundangnya dan tidak ada laporan terkait yang relevan. Ia menambahkan ini semua adalah informasi palsu. Washington dan New York memiliki banyak lembaga wadah pemikir, Walikota Ko menambahkan akan mengunjungi mereka, dan tidak perlu menunggu hingga diundang. Berita yang tersebar kali ini, jelas-jelas telah memutarbalikkan fakta yang ada. 

Komentar

Terbarumore