Pertemuan tahunan Taiwan-Jepang atas urusan kerja sama kelautan digelar di Tokyo

  • 27 December, 2018
  • 陳志勇
Pertemuan tahunan Taiwan-Jepang atas urusan kerja sama kelautan digelar di Tokyo

(Taiwan, ROC) - Pertemuan tahunan Taiwan-Jepang atas urusan kerja sama kelautan digelar di Tokyo, Jepang, Kamis, 27 Desember, membahas isu-isu seperti konservasi sumber laut, riset sains kelautan, operasi darurat dan operasi pertolongan.

Delegasi Taiwan dipimpin oleh Chang Shu-ling (張淑玲), Sekretaris Jenderal Taiwan-Japan Relations Association (TJRA), selaku lembaga perwakilan yang menangani hubungan bilateral tanpa adanya hubungan diplomatik. Anggota delegasi mencakup pejabat dari Dirjen Perikanan, Administrasi Pengawal Pantai, Kementrian Sains dan Teknologi, dan Kementrian Luar Negeri.

Ini adalah pertemuan kooperasi kelautan ketiga yang digelar antara Taiwan dan Jepang sejak mekanisme bersangkutan diluncurkan. Pertemuan pertama digelar di Tokyo Oktober 2016, dan setelah itu diadakan secara alternatif di kedua negara secara tahunan.

Mekanisme dialok tersebut diusulkan setelah munculnya persengketaan perikanan di perairan dekat Atol Okinotori yang dikuasai Jepang pada 2016, berawal dari ditahannya kapal nelayan Taiwan “Tung Sheng Chi No. 16” di perairan dekat atol tersebut pada 25 April, 2016, yang kemudian membangkitkan protes keras dari pemerintah Taiwan yang saat itu dikuasai partai Kuomintang (KMT).

Pemerintah KMT menyatakan, atol itu tidak bisa dianggap sebagai sebuah “pulau” sebagaimana diklaim Jepang, maka tidak memiliki zona ekonomi eksklusif seluas 200 mil laut.

Berlawanan dari pendirian KMT, sejak memegang kekuasaan pada Mei 2016, pemerintah Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa saat ini memutuskan menyelesaikan isu tersebut melalui saluran diplomatik serta negosiasi.

Administrasi DPP mendeklarasikan dirinya untuk sementara tidak akan mengambil posisi perihal apakah Okinotori adalah pulau yang sah.

Komentar

Terbarumore