Presiden: Canangkan Sistem Pertahanan Negara yang Mumpuni

  • 25 December, 2018
  • 尤繼富
Presiden: Canangkan Sistem Pertahanan Negara yang Mumpuni

(Taiwan, ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen(蔡英文)pada Selasa (25/12) menghadiri Upacara Kenaikan Pangkat Perwira Angkatan Militer. Kepala Negara diketahui juga memberikan tugas penting kepada 3 angkatan militer; meliputi inovasi yang pragmatis, meningkatkan pertahanan secara menyeluruh dan melindungi keamanan negara. Beliau juga secara khusus menyebutkan ancaman baru yang timbul, kini mampu menyusup melalui penyebaran berita palsu, dengan maksud memecah belah masyarakat dan melukai martabat pemerintah. Selain itu, informasi palsu tersebut juga dirasa dapat melukai nilai demokrasi yang telah diperjuangkan susah payah. Oleh karena itu, perlu dibangun benteng pertahanan yang mampu meningkatkan keamanan dan menjaga nilai yang dijaga dalam kehidupan sosial masyarakat.

Presiden Tsai Ing-wen dalam upacara tersebut menyampaikan pidato, mengemukakan pemberian pangkat militer oleh negara, tidak hanya merupakan bentuk pengakuan akan kontribusi dan kemampuan, namun yang terpenting adalah emban tugas serta tanggung jawab akan menjadi lebih besar.

Kepala Negara diketahui juga menginstruksikan 3 tugas kepada para perwira angkatan militer. Pertama, inovasi yang pragmatis; dikarenakan operasi militer dari Daratan Tiongkok di wilayah yang dianggap dapat mempengaruhi kestabilan perdamaian di kawasan, sehingga dibutuhkan pengembangan militer yang lebih inovatif dan pragmatis. Hal ini juga meliputi penempatan dan pelatihan para tentara. Kedua, meningkatkan pertahanan secara menyeluruh; harus mengutamakan kemenangan ketika konflik militer terjadi, dan mencanangkan sistem pertahanan yang semakin mumpuni. 

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Kini kita dihadapkan dengan jenis ancaman keamanan yang baru. Ancaman ini tidak hanya berupa operasi militer seperti dahulu kala. Kini ancaman tersebut dapat menyusup melalui banyak cara, termasuk penyebaran berita palsu. Informasi menyesatkan tersebut dapat memecah belah bangsa, merusak moral militer, melukai pemerintah, dan bahkan mampu mengancam nilai demokrasi yang telah kita perjuangkan bersama.”

Tugas ketiga yang disampaikan Kepala Negara, adalah melindungi keamanan negara. Presiden Tsai meminta kepada Kementerian Pertahanan Nasional untuk menerapkan manajemen yang mumpuni, membuat para perwira sadar bahwa kontribusi mereka tidaklah sia-sia dan pengorbanan mereka merupakan perwujudan dari komitmen yang ada. 

Komentar

Terbarumore