Wisata HuaDong Keindahan Membuai Hati

  • 21 December, 2018
  • 曾秀情
Promosi "Fermentasi Pegunungan dan Laut, Wisata HuaDong”

(Taiwan – ROC) -- Untuk membawa keunikan seni budaya dan pembuatan bir dari suku penduduk asli HuaDong ke dunia internasional, Biro Pariwisata, Kementerian Transportasi secara khusus mempromosikan budaya “pembuatan bir”dengan tema utama “Ragi Fermentasi Pegunungan dan Laut, Wisata HuaDong” dengan 4 jalur perjalanan wisata, mencakup 12 suku dan 3 desa etnis Hakka agar wisatawan dapat lebih memahami dan mencoba sendiri “fermentasi” kuno etnis Hakka di lereng gunung tepi laut HuaDong dengan diiringi suara nyanyian dan seni budaya penduduk asli agar bisa mendapatkan pengalaman perjalanan wisata yang tak terlupakan.
 

Biro Pariwsiata, Kementerian Transportasi tangga 21 Desember mengelar jumpa pers untuk mempromosikan “Ragi Fermentasi Pegunungan dan Laut, Wisata HuaDong”terdapat beragam karya seni budaya dan arak beras serta pertunjukkan tarian suku penduduk asli, agar semua dapat merasakan layaknya berada sebuah perkampungan suku penduduk asli.  
 

Ketua Divisi Teknis Biro Pariwisata, Huang Shi-fang (黃勢芳) menyampaikan, setiap suku penduduk asli memiliki gaya dan seni budaya pembuatan bir yang berbeda, untuk itu kali ini Biro Pariwisata secara khusus dengan tema “budaya pembuatan bir”memadukan wisata ke suku penduduk asli HuaDong, berharap dengan lebih menarik wisatawan manca negara datang ke Huadong.

Pembuat bir, Liu Yen-li mengemukakan Perancis memiliki budaya membuat arak anggur, Jepang ada seni budaya pembuatan Sake, Taiwan juga memiliki seni budaya pembuatan arak beras sendirin, ditambah beberapa tahun terakhir ini mulai trend “microfermentasi” agar dapat menjaga keharusan dan kesegaran makanan, untuk itu beberapa hari lalu mengenal seni budaya fermentasi yang memberikan kesan sangat mendalam.  

Liu Yen-li mengatakan, “Kami menemukan makanan alami yang luar biasa, seperti Red Quinoa yang dapat difermentasi, tidak perlu ditambahkan dengan yang lainnya lagi, kami ras ini merupakan makanan yang unik yang dapat Anda temukan saat berjalan menelusuri perkampungan suku penduduk asli, Anda bisa bersama kami menuai beras ketan, bersama kami merasakan perubahan hingga fermentasi, saat menunggu prosesnya sangat menarik, karena kita dapat turut melihat dan mengalami pembuatannya, tidak hanya minum arak beras, Anda dapat langsung berdekatan dengan alam, mendengarkan alunan musik dan seni budaya suku penduduk asli, ini akan memberikan perasaan hangat yang berbeda.”

Komentar

Terbarumore