IHK Taiwan November 2018 naik 0,31%

  • 06 December, 2018
  • 陳志勇
IHK Taiwan November 2018 naik 0,31%

(Taiwan, ROC) - Harga barang di Taiwan lebih mahal 0,31% pada November lalu dibandingkan setahun sebelumnya, mencatat kenaikan paling rendah untuk 13 bulan terakhir, demikian berdasarkan statistik yang dirilis Direktorat Jenderal Bujet, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) di bawah Yuan Eksekutif.

Menurut laporan yang diumumkan Rabu, 5 November itu, Indeks Harga Konsumen (IHK) inti November 2018, tanpa menghitung harga buah-buahan, sayuran dan sumber daya, mencatat kenaikan tahunan 0,67%, level paling rendah untuk 21 bulan terakhir.

Spesialis DGBAS Hsu Chien-chung (徐健中) menganalisis, kenaikan year-on-year IHK yang rendah untuk November bukan disebabkan konsumsi yang rendah, melainkan adalah konsekensi dari turunnya harga sayuran, kenaikan moderat harga BBM dan meredanya efek kenaikan pajak tembakau yang mulai dilaksanakan Juni 2016.

Hsu menerangkan, kondisi cuaca yang stabil menghasilkan panen bagus yang malah menurunkan harga sayuran. November lalu, harga sayuran turun hampir 20% dari Oktober dan 22,64% dari setahun sebelumnya, mencatat skala penurunan year-on-year paling besar untuk 13 bulan terakhir. Turunnya harga sayuran mengkontribusikan penurunan 0,46% dari IHK November.

Sementara itu, Indeks Harga Grosir (IHG) untuk November mencatat kenaikan 3,25% dari setahun sebelumnya, mencerminkan peningkatan paling kecil harga minyak mentah, batu bara, produk kimia dan obat dalam hampir tujuh bulan terakhir.

Kenaikan kecil IHG ini disebabkan berkurangnya kebutuhan akibat perang perdagangan Amerika-Tiongkok, turunnya harga bahan baku internasional, dan naiknya ekspor di sejumlah negara pemroduksi minyak.

Komentar

Terbarumore