Universitas Chulalongkorn Perdana Dirikan Pusat Penelitian Sinologi Taiwan

  • 23 November, 2018
  • 曾秀情
Pusat Sumber Daya Sinologi Taiwan, Pusat Sumber Daya Sinologi Taiwan pertama di Thailand untuk membuka Perpustakaan Nasional dan Universitas Chulalongkorn di Thailand, secara resmi diluncurkan, baru-baru ini dibuka oleh Direktur Museum Nasional Zeng Shuxian (kiri) dan direktur perpustakaan Universitas Chulalongkorn di Thailand, Amorn Petsom. (Kanan)

 (Taiwan/ROC) --- Selama bertahun-tahun, Perpustakaan Nasional telah memilih beberapa universitas dan lembaga penelitian asing untuk mendirikan Pusat Penelitian Sinologi Taiwan, serta mempererat hubungan kerja sama dengan pusat penelitian Chinese Study di masing-masing negara. Di samping itu, juga ditingkatkan berbagai pertukaran baik dengan pelajar dalam maupun luar negeri. Baru-baru ini, Pusat Penelitian Sinologi Taiwan secara perdana didirikan di Universitas Chulalongkorn, Thailand. Ini merupakan pusat penelitian ketiga yang berhasil dibangun di kawasan Asia Tenggara, yang mana sebelumnya Vietnam dan Malaysia juga telah mendirikan pusat studi serupa.

Pihak Perpustakaan Nasional pada Jumat (23/11) mengemukakan Universitas Chulalongkorn didirikan pada tahun 1917. Ini merupakan universitas tertua di Thailand. Perpustakaan di universitas ini juga merupakan pusat penyimpanan dokumen-dokumen penting di Negeri Gajah Putih. Universitas Chulalongkorn mengoleksi lebih dari 1 juta buku dan 600 ribu buku elektronik. Selain itu, mereka juga memiliki beragam jurnal dan tesis berbasis digital.

Perpustakaan Nasional Taiwan kali ini juga menyediakan 658 jenis dan 737 buku yang berhubungan dengan Chinese Study Dan Taiwan Research. Ke depannya, jumlah buku akan terus ditingkatkan untuk setiap tahunnya.

Editor Perpustakaan Nasional Cheng Ching-ju (城菁汝) mengatakan, “Ini adalah buku-buku yang dipilih sendiri oleh mereka. Pada waktu itu, kami menyediakan daftar buku terbitan Taiwan yang terbaik, dan tentunya telah kami klasifikasi. Kami kirim ke mereka, dan pihak Universitas Chulalongkorn memilih buku sesuai dengan kebutuhan”.

Setelah Universitas Chulalongkorn, Direktur Perpustakaan Nasional Zeng Shu-xian (曾淑賢) baru-baru ini juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Universitas Venice dan Roma di Italia, serta Universitas Edinburgh di Inggris, untuk mendirikan Pusat Penelitian Sinologi Taiwan. Perpustakaan Nasional diketahui memberikan buku dengan judul Mr. Dongpo Poetry. Ini merupakan benda berharga nasional yang diperkirakan memiliki nilai sejarah 800 tahun. Selain itu, 22 salinan buku juga diberikan untuk memperkaya koleksi universitas masing-masing.

Komentar

Terbarumore