close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wajib Militer Satu Tahun Dimulai, Kelompok Prajurit Pertama Mendaftar Per 25 Januari

  • 12 February, 2024
  • 陳志勇
Wajib Militer Satu Tahun Dimulai, Kelompok Prajurit Pertama Mendaftar Per 25 Januari
Wajib Militer Satu Tahun Dimulai, Kelompok Prajurit Pertama Mendaftar Per 25 Januari

(Taiwan, ROC) - Sesuai perintah kepresidenan Desember 2022, seiring terus berlanjutnya eskalasi militer Tiongkok di perairan sekitar Taiwan, durasi wajib militer bagi warga pria Taiwan diperpanjang dari empat bulan menjadi satu tahun mulai tahun 2024.

Kementerian Pertahanan Nasional (MND) melaporkan, prajurit wajib militer yang akan direkrut tahun ini berjumlah 9.127 orang, 7.514 akan dilatih oleh Angkatan Darat, dan kelompok pertama sudah mulai mendaftar sejak 25 Januari. 

Prajurit akan dilatih sepanjang delapan pekan dalam lima kelompok di lima unit di wilayah utara, tengah, selatan dan timur. Pekan terakhir akan diisi dengan sesi pengujian yang akan fokus pada keterampilan tempur fisik, penilaian penembakan senapan, dan pelatihan tempur komprehensif berkelanjutan selama 3 hari 2 malam. Targetnya, untuk meningkatkan ketahanan stres pada setiap prajurit.

Sersan unit pelatihan prajurit wajib militer tingkat pertama Chen Jiong-lin (陳炯霖) mengatakan, "Hal ini memungkinkan para prajurit yang baru direkrut untuk merasakan tekanan medan perang selama pelatihan. Efek perang dalam latihan ini jauh lebih mengejutkan dibandingkan latihan kita di masa lampau. Melalui latihan seperti ini, para prajurit diharapkan dapat mampu menahan stres di medan perang dan tidak takut terhadap suara tembakan."

Menurut keterangan MND, jarak lokasi latihan di kamp pendidikan berkisar dari 200 meter hingga 250 meter, mencakup 9 kendala yang harus dilewati, antara lain tanggul tanah, pintu dan jendela, rumah, parit luar, kawat berduri di atap, kabel trip tinggi, dan bunker senapan mesin.

Saat latihan berlangsung, dua senapan mesin akan menembakkan amunisi kosong secara terus menerus, dan akan ada dua kali letusan TNT dalam setiap gelombang untuk mensimulasikan kondisi medan perang.

Selain itu, MND mengingatkan para prajurit wajib militer bahwa 11 ponsel merek Tiongkok dilarang digunakan saat pelatihan militer, mencakup Xiaomi, ZTE, OPPO, dan Huawei.

Komentar

Terbarumore