:::

Sampah Tiongkok Mengapung Hingga ke Taiwan, Ketua OAC: Akan Dikomunikasikan Melalui APEC

  • 22 March, 2023
  • 尤繼富
Sampah Tiongkok Mengapung Hingga ke Taiwan, Ketua OAC: Akan Dikomunikasikan Melalui APEC
Sampah Tiongkok Mengapung Hingga ke Taiwan, Ketua OAC: Akan Dikomunikasikan Melalui APEC

(Taiwan, ROC) – Saat ditemui di Yuan Legislatif hari ini (22/3), anggota legislator dari Partai TPP (Taiwan People’s Party), Chen Wan-hui (陳琬惠) menyampaikan, dirinya menemukan sampah kaleng minuman yang diduga milik Tiongkok, mengapung di perairan pesisir timur laut.

Menanggapi pernyataan di atas, Kepala Ocean Affairs Council (OAC), Kuan Bi-ling (管碧玲) menyampaikan, kerja sama dengan dunia internasional sangat dibutuhkan, guna menjawab problem kelautan saat ini. Faktanya, Taiwan bersama dengan Tiongkok telah menggelar kerja sama melalui platform APEC.

Selain itu, Taiwan juga sudah menandatangani nota kesepahaman dengan pihak Jepang, serta akan terus memperluas jaringan kerja sama dengan komunitas global.

Pada tanggal 22 Maret 2023, Kepala OAC, Kuan Bi-ling hadir dalam Rapat Komite Urusan Dalam Negeri yang digelar di Yuan Legislatif. Dalam rapat tersebut, anggota legislator partai TPP, Chen Wan-hui ( kemudian melontarkan pernyataan, bahwa dirinya menemukan adanya sampah kaleng minuman yang disinyalir berasal dari Tiongkok, mengapung di sudut pesisir timur laut Taiwan. Ini jelas membuktikan bahwa persoalan sampah harus diselesaikan secara lintas batas.

Menjawab pernyataan Chen Wan-hui, Kepala OAC, Kuan Bi-ling menyampaikan, Taiwan sebenarnya memiliki program kerja sama dengan Tiongkok, meski hubungan kerja sama ini tidak sedekat Taiwan dengan Jepang. Taiwan dengan Tiongkok masih menggelar komunikasi melalui platform APEC.

Kuan Bi-ling mengatakan, “Sebenarnya kami memiliki program kerja sama dengan Tiongkok, salah satunya dilakukan melalui platform APEC. Kami akan mengirim staf kami untuk turut serta dalam pertemuan membahas pengelolaan limbah yang digelar APEC. Selain itu, tim kami sebelumnya juga sudah pernah mengunjungi Xiamen. Tentu saja, jalinan kerja sama ini tidak sedekat antara Taiwan dengan Jepang. Hal ini disebabkan karena Taiwan telah menandatangani nota kerja sama dengan Jepang perihal pencegahan, pengelolaan dan pengendalian limbah laut pada Januari tahun ini.”

Kuan Bi-ling lebih lanjut menerangkan, Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan memiliki perjanjian kerja sama yang relevan. Karena alasan tersebutlah, Taiwan akhirnya menandatangani nota kerja sama dengan pihak Jepang. Melalui rangkaian kerja sama yang ada, maka jalinan pertukaran ini diharapkan dapat meluas pada masa mendatang.

Di samping itu, Chen Wan-hui juga menaruh perhatian mendalam perihal amandemen “Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Pencemaran Lau” kapan akan segera dibahas. Kuan Bi-ling menjawab, pembahasan ini akan segera masuk dalam agenda pertemuan Yuan Eksekutif pada tanggal 30 Maret 2023 mendatang.

Komentar

Terbarumore