close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

17000 Karyawan Cuti Tanpa Digaji, Paling Banyak Industri Manufaktur Mencapai 7302 Orang

  • 16 March, 2023
  • 鄭蕙玲
17000 Karyawan Cuti Tanpa Digaji, Paling Banyak Industri Manufaktur Mencapai 7302 Orang
hasil pendataan waktu istirahat pengurangan jam kerja terbaru, pelaku usaha yang menerapkan pengurangan jam kerja bertambah 81 perusahaan (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) Kementerian Ketenagakerjaan pada hari Kamis ini (16/3) mengumumkan hasil pendataan waktu istirahat pengurangan jam kerja terbaru, pelaku usaha yang menerapkan pengurangan jam kerja bertambah 81 perusahaan, hingga angka mencatat 2.339 perusahaan, jumlah orang yang dilibatkan mencapai 1.162 orang hingga mencatat angka 17.674 orang, diantaranya paling banyak ada di sektor manufaktur 7.302 orang, dengan angka penambahan sebanyak 970 orang.

Direktur divisi standar kesetaraan dan kesempatan kerja Kementerian Ketenagakerjaan Huang Wei-chen (黃維琛) menyampaikan, mencakup produsen untuk komponen terkait peralatan mesin, komponen kendaraan dan pabrik kabel, ada 600 orang dari ketiga industri ini, ditambah 100 karyawan untuk industri komponen yang memberlakukan istirahat pengurangan jam kerja.

Direktur Huang Wei-chen mengatakan, “berdasarkan pengamatan kami terutama untuk pemesanan orientasi ekspor mendapat pengaruh, kami memberlakukan istirahat pengurangan jam kerja, saat ini dapat dirasakan skala dampak pada hilirisasi produsen masih belum ada penerapan nyata, skala saat ini masih dalam cakupan yang rasional.

Berkaiatn dengan permintaan dalam negeri, jumlah tenaga kerja untuk industri penginapan dan makanan terus menurun, akan tetapi dilihat dari agen perjalanan untuk pendukung layanan jasa mencapai lebih dari 6.000 orang, Direktur Huang Wei-chen menganalisa, dikarenakan masih belum ada tamu wisatawan yang datang,  
grup wisatawan juga belum banyak, akan tetapi untuk anggaran khusus telah diloloskan, Kementerian Perhubungan akan meluncurkan program promosi pariwisata, ditambah lagi sebagian rute penerbangan RRT telah dibuka, maka diyakini angka wisatawan yang masuk ke Taiwan berangsur-angsur akan bertambah.

Komentar

Terbarumore