:::

Mendaftarkan Diri Sebagai Kandidat Presiden 2024, William Lai: Taiwan Adalah Pemenang Demokrasi Dunia

  • 15 March, 2023
  • 尤繼富
Mendaftarkan Diri Sebagai Kandidat Presiden 2024, William Lai: Taiwan Adalah Pemenang Demokrasi Dunia
Mendaftarkan Diri Sebagai Kandidat Presiden 2024, William Lai: Taiwan Adalah Pemenang Demokrasi Dunia

(Taiwan, ROC) --- Wakil Presiden William Lai (賴清德) menyelesaikan pendaftaran untuk ikut dalam pencalonan kandidat presiden di dalam internal Partai Progresif Demokratik (DPP) pada tanggal 15 Maret 2023.

Setelah mendaftar, William Lai yang juga adalah Ketua Partai DPP memberikan pidatonya. Ia menyampaikan, dirinya berharap bisa memenangkan dukungan dari anggota partai dan masyarakat Taiwan. William Lai juga memohon agar seluruh pihak dapat memberikannya kesempatan untuk memimpin Taiwan dalam 4 tahun mendatang.

William Lai menekankan, dalam menghadapi serangan dan intimidasi militer Tiongkok, Taiwan kini berada di momen yang sangat kritis. Taiwan tetap harus berpegang pada prinsip demokrasi.

“Kita semua adalah tim Taiwan. Taiwan adalah pemenang demokrasi,” terang William Lai.

Pendaftaran pencalonan kandidat presiden di dalam tubuh Partai DPP dimulai semenjak tanggal 13 Maret hingga 17 Maret 2023. Didampingi oleh Pan Men-an (潘孟安), Wapres William Lai mendatangi Kantor Pusat DPP untuk mendaftarkan diri sebagai kandidat presiden 2024 pada Rabu pagi (15/3). William Lai juga menjadi orang pertama dari Partai DPP yang menuntaskan proses pendaftaran.

William Lai menyampaikan, saat dirinya mengambil posisi kepemimpinan dalam tubuh Partai DPP pada tanggal 18 Januari 2023 lalu, sebenarnya dirinya dipenuhi rasa takut dan ragu. Dirinya sangat berharap bisa mempersatukan seluruh anggota partai dan membuat nama DPP yang selama ini dikenal sebagai sosok “bersih, kerja keras dan cinta tanah air” semakin cemerlang.

Dirinya juga berharap bisa memperoleh kembali kepercayaan masyarakat. William Lai mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Pusat DPP yang telah mendukung seluruh upaya reformasi dan aktif menjawab harapan masyarakat.

Wapres juga mengucapkan terima kasih kepada warga Nantou atas dukungan mereka, yang telah memenangkan Frida Tsai (蔡培慧), kandidat anggota legislator dari Partai DPP dalam Pemilu Sela kemarin.

Tepat sebelum William Lai melakukan pendaftaran, tersiar kabar bahwa Presiden Honduras tengah berusaha untuk menjalin hubungan diplomatik formal dengan Tiongkok.

Menanggapi keputusan tersebut, William Lai menyampaikan, Taiwan adalah sosok kunci yang terletak di posisi terdepan dalam kawasan Indo-Pasifik. Dalam menghadapi ancaman dan intimidasi militer Tiongkok, serta tantangan diplomasi, maka Taiwan harus tetap bersatu.

William Lai mengatakan, “Taiwan saat ini berada di titik kritis untuk bertahan hidup dan terus berkembang. Kita harus terus memperkuat Taiwan, tetap berpegang pada prinsip demokrasi dan memastikan pertahanan Taiwan.”

William Lai kemudian mengutip slogan WBC, menyerukan semangat kepada seluruh warga. William Lai menyampaikan, “Rekan-rekan saya, saat ini kita semua adalah tim Taiwan. Tim Taiwan tentu mendukung Taiwan sepenuhnya. Mari kita buat Taiwan menjadi pemenang demokrasi.”

William Lai melanjutkan, dirinya turut serta dalam pemilihan kandidat calon presiden dalam tubuh Partai DPP dengan hati yang teguh. Ia berharap bisa memenangkan dukungan dari seluruh anggota partai dan masyarakat Taiwan, sehingga memungkinkan dirinya untuk berdiri di garis terdepan dalam memimpin dan membangun negara. Dengan demikian seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat yang ada secara maksimal.

William Lai menambahkan dirinya akan menjadi sosok pemimpin yang akan membersihkan seluruh tindakan kriminal, seperti penyuapan, senjata ilegal dan narkoba. Ia akan mengupayakan yang terbaik untuk membuat tatanan sosial masyarakat menjadi kian harmonis, stabil dan adil. Dengan demikian para pemuda Taiwan dapat melihat secercah harapan, dan mereka yang lansia dapat terus melanjutkan kehidupan dengan mewujudkan mimpi mereka.

Dan yang terpenting, Willia Lai akan mengatasi berbagai tantangan, meliputi pemulihan ekonomi di era pasca pandemi, perubahan geopolitik dan restrukturisasi rantai pasokan. Di bawah kepemimpinannya, Taiwan akan menjadi lebih cerdas, tangguh dan berkelanjutan.

Komentar

Terbarumore