close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menteri Ekonomi: Bangkrutnya SVB Tidak Akan Berdampak Serius pada Taiwan

  • 13 March, 2023
  • 陳志勇
Menteri Ekonomi: Bangkrutnya SVB Tidak Akan Berdampak Serius pada Taiwan
Menteri Ekonomi Wang Mei-hua. (Foto: Arsip CNA)

(Taiwan, ROC) - Bangkrutnya Silicon Valley Bank (SVB) yang berbasis di Amerika Serikat kemungkinan besar tidak akan berdampak serius pada Taiwan karena pemerintah Biden telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan simpanan nasabah bank akan terlindungi dengan baik, demikian diungkapkan Menteri Ekonomi Wang Mei-hua (王美花) pada hari Senin.

Di sela kehadirannya di sidang audiensi di Yuan Legislatif, Wang mengatakan kepada wartawan bahwa bangkrutnya SVB, yang telah lama menyediakan dana untuk usaha rintisan yang didanai modal ventura, diperkirakan akan berdampak negatif relatif besar pada usaha perusahaan-perusahaan startup tersebut.

Wang mengatakan, “Ada keterkaitan antara Taiwan dan AS, tapi pada hakikatnya (yang terpengaruh) adalah usaha rintisan di AS. Pemerintahnya telah maju dan menegaskan akan mengatasi masalah ini, maka saya rasa akan bisa diatasi. Pengaruhnya terhadap Taiwan memang tidak besar, ditambah dengan upaya pemerintah AS, hasilnya akan lebih baik lagi.” 《外:230313-01王美花(女)》

Menurut Wang, ekonomi Taiwan tidak akan terpengaruh secara serius karena pemerintah AS telah memastikan bahwa deposan bank akan dapat memperoleh akses ke uang mereka, dan karena regulator keuangan Amerika telah bergegas untuk memberikan solusi, permasalahan yang timbul akibat kelangkaan keuangan SVB diperkirakan dapat tertangani dengan baik.

Pada hari Minggu, Menteri Keuangan AS Janet Yellen, Ketua Federal Reserve Jerome Powell dan Ketua Federal Deposit Insurance Corp. (FDIC) Martin J. Gruenberg mengeluarkan pernyataan bersama, yang mengatakan bahwa mereka telah menyetujui rencana FDIC untuk mengambil kendali SVB dan menjamin bahwa semua simpanan bank, baik yang diasuransikan maupun yang tidak diasuransikan, akan dibayar penuh.

Runtuhnya SVB adalah kegagalan terbesar kedua lembaga keuangan dalam sejarah AS, setelah Lehman Brothers pada 2008, menurut media berita internasional.

Pasar ekuitas di Taiwan awalnya merasakan tekanan dari kekhawatiran atas kegagalan SBV, di mana TAIEX, indeks acuan Bursa Efek Taiwan, turun sebanyak 176,53 poin pada transaksi hari Senin setelah keanjlokan di pasar AS pada Jumat lalu. Namun setelah rencana penyelamatan diumumkan pemerintah AS, TAIEX telah menstabil kembali.

Komentar

Terbarumore