close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

EPA Nyalakan Sistem Antisipasi Hantaman Polusi Udara

  • 07 January, 2023
  • 譚雲福
EPA Nyalakan Sistem Antisipasi Hantaman Polusi Udara
EPA Nyalakan Sistem Antisipasi Hantaman Polusi Udara

        (Taiwan, ROC) – Polusi udara asal luar negeri akan segera bertiup menyerang Taiwan dan memberikan pengaruh akan kualitas udara di Taiwan selama 3 hari berturut, terhitung mulai dari hari Sabtu tanggal 7 Januari. Dewan Perlindungan Lingkungan atau EPA telah berkoordinasi dengan pihak Taipower selaku penyedia pembangkit tenaga listrik untuk dapat mengurangi beban dan emisi mulai dari tanggal 5 Januari lalu. Selain itu juga akan memperkuat pengontrolan emisi polutan yang berasal dari sumber skala besar, pabrik, kendaraan dan lainnya, berharap dapat mengurangi dampak gelombang polusi udara asal luar negeri kali ini.

Pada tanggal 5 Januari, tepatnya di kawasan Beijing, Shanghai di Daratan Tiongkok diberitakan adanya kabut asap yang memberikan dampak perusakan. Pada Sabtu pagi tanggal 7 Januari, angin timur laut membawa polutan asing ke selatan, yang akan memeengaruhi wilayah Taiwan selama 3 hari berturut. Secara bertahap akan memengaruhi wilayah tengah dan selatan usai memasuki siang hari, dan beberapa wilayah di wilayah tengah dan selatan Taiwan dapat mencapai level peringatan merah. Sementara pada tanggal 8 hingga 9 Januari, angin akan bertiup berbelok ke timur, dan bagian barat wilayah tersebut yang kebetulan berlokasi di sisi bawah angin, dengan kondisi difusi yang buruk, maka polutan asing dan lokal akan terakumulasi bersama, sehingga sulit untuk dapat segera menyebar.

Dewan Perlindungan Lingkungan atau EPA menyatakan bahwa pihaknya telah mengundang perusahaan Taipower untuk melakukan diskusi pembahasan langkah antisipasi yang dapat diambil, dengan mengurangi beban dan emisi terlebih dahulu, dimulai sejak tanggal 5 Januari lalu. Setelah 2 hari, pembangkit listrik yang berbahan bakar batu bara dan minyak seperti Taichung, Mailiao, Hsinta, dan Xiehe telah mengurangi beban sebesar 120 juta kWh. Jika dikonversi menjadi sulfur oksida adalah sebanyak 10,2 metrik ton polutan, 9 metrik ton nitrogen oksida polutan, dan 0,3 metrik ton partikulat polutan yang berhasil tersuspensi, yang kira-kira setara dengan emisi yang disebabkan oleh penggunaan unit berbahan bakar batu bara untuk penyediaan listrik bagi 1,6 juta rumah tangga di Kota New Taipei selama 7 hari.

Saat wawancara bersama dengan Direktur Divisi Pengontrolan Kualitas Udara EPA, Tsai Meng-yu pada hari Sabtu tanggal 7 Januari, dirinya menjelaskan bahwa pihak EPA telah turut mengundang badan perlindungan lingkungan setempat dan Perusahaan Taipower untuk mengadakan pertemuan darurat untuk kondisi di seluruh Taiwan pada tanggal 6 Januari lalu, dan memutuskan bahwa semua kabupaten dan kota yang ada akan secara bersamaan menjadwalkan sumber polusi skala besar untuk dapat mengurangi beban dan polusi, mengatur dan melakukan inspeksi bersama untuk mengontrol pembuangan polusi udara dari pabrik, kendaraan, pembakaran terbuka, lokasi konstruksi dan lainnya.

Tsai Meng-yu menekankan bahwa meskipun kabupaten dan kota di wilayah tengah dan utara akan keluar dari cakupan serangan polutan asing setelah tanggal 8 Januari, namun tetap diminta untuk terus memperkuat pengontrolan sumber polusi di wilayah tengah dan utara untuk mengurangi beban transmisi seiring dengan arah angin ke kabupaten dan kota yang berada di bagian selatan Taiwan.

Dewan Perlindungan Lingkungan atau EPA menekankan bahwa mengingat gelombang polusi asal luar negeri ini, akan ada akumulasi polusi yang sangat kentara di wilayah tengah dan selatan. Dengan demikian, warga masyarakat diimbau untuk lebih memperhatikan tindakan perlindungan diri saat ke luar rumah dalam beberapa hari terakhir ini, khususnya bagi mereka yang sensitif terhadap kualitas udara. Selain itu, publik juga diimbau dapat mengunduh aplikasi "Environment Instant Messenger" agar dapat terus mengikuti perubahan kualitas udara terkini secara aktual.

Komentar

Terbarumore