:::

Pakar Imbau Warga Bersikap Tenang Menghadapi Arus Varian BQ.1

  • 05 January, 2023
  • 鄭蕙玲
Pakar Imbau Warga Bersikap Tenang Menghadapi Arus Varian BQ.1
Anggota Tim Penasihat Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Lee Ping-ing (foto: RTI)

(Taiwan, ROC) Ada kemungkinan varian BQ.1 menyerang Taiwan, Anggota Tim Penasihat Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Lee Ping-ing (李秉穎) pada hari Kamis ini (5/1) mengatakan, setelah muncul varian virus Omicron, menyebabkan jumlah yang terinfeksi semakin meningkat, akan tetapi penderita bergejala parah dan angka kematian tidak ada penambahan, apakah dikarenakan warga sudah memiliki imun, anggota tim penasihat CECC Lee Ping-ing mengimbau agar masyarakat bersikap tenang dalam menghadapi serangan varian BQ.1.

Berdasarkan data terbaru dari CECC, angka penderita lokal, untuk varian BA.5 dari persentase 82% turun menjadi 62%, varian BQ.1 dari 3% naik menjadi 14%, menurut tren penularan yang terjadi di negara lain, CECC memprakirakan varian BQ.1 akan menjadi arus utama untuk gelombang pandemi berikutnya di Taiwan.

Lee Ing-ping mengemukakan, masyarakat luar beranggapan virus Omicron tergolong lemah, sehingga angka penderita bergejala parah dan tingkat kematian sedikit, akan tetapi Lee beranggapan semestinya stamina tubuh manusia yang berubah menjadi lebih kuat, hingga saat ini belum ada kelompok kekebalan warga RRT yang diserang virus Omicron, saat bersamaan terjadi penderita bergejala parah dan kasus kematian, dibandingkan dengan negara lain, pelonggaran RRT lebih lamban sehingga saat ini sedang menghadapi masa-masa sulit. Lee beranggapan, jika ada warga RRT yang membawa virus dan menyebarkan virus pada komunitas Taiwan, maka sebagian besar yang terinfeksi akan bergejala ringan, tidak memberi pengaruh besar terhadap masyarakat Taiwan, maka mengimbau agar warga tetap berwaspada namun tidak perlu menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Berkaitan dengan pandemi RRT, Lee Ping-ing mengatakan, ditilik dari masa lalu, berkemungkinan masa puncak pandemi RRT berkisar pada bulan Februari, setelah perayaan tahun baru imlek baru agak mereda, menunggu hingga pandemi RRT berlalu, organisasi kesehatan dunia (WHO) mungkin akan menurunkan standar level COVID-19, dan menghapus pengumuman Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (atau Public Health Emergency of International Concern, PHEIC).

Komentar

Terbarumore