close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Rektor: Pelajar RRT adalah Malaikat Perdamaian Antar Selat

  • 13 December, 2022
  • 曾秀情
Rektor: Pelajar RRT adalah Malaikat Perdamaian Antar Selat
Rektor: Pelajar RRT adalah Malaikat Perdamaian Kedua Sisi Selat

(Taiwan, ROC) – Asosiasi Pertukaran Pendidikan Sino Taiwan (CTEDU) meminta situs “unews” menggelar diskusi panel pada hari ini (13/12), dan mengundang beberapa rektor universitas guna membahas masalah mahasiswa Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang datang belajar di Taiwan. He Ming-guo (何明果) selaku Rektor Universitas Tatung yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kemajuan Perguruan Tinggi Swasta mengemukakan, pertukaran akademik antara kedua sisi Selat Taiwan telah berlangsung selama bertahun-tahun. Masing-masing universitas Taiwan sangat berpengalaman dalam menerima mahasiswa dan juga pertukaran pelajar RRT yang datang untuk belajar di Taiwan, lagipula telah memiliki sistem ketentuan yang relevan, maka memulai kembali komunikasi hanyalah masalah pemikiran. Dirinya menegaskan, para kawula muda ingin berkelana, dan Taiwan adalah tempat terdekat dan juga paling nyaman bagi pelajar RRT dapat terhubung dengan dunia. Beliau memercayai jika perubahan situasi politik di kedua sisi selat tidak akan berdampak khusus pada kawula muda untuk bepergian ke Taiwan.

Tang Yan-bo (唐彥博) selaku Ketua Asosiasi Pendidikan Swasta Republik Tiongkok dan juga Rektor Kampus Universitas Teknologi China (CUTE) menunjukkan, pihak Taiwan mengulurkan ranting zaitun terlebih dahulu dan berharap lembaga pendidikan pemerintah maupun non-pemerintah dari kedua belah pihak dapat menerapkan tiga tahap “Perhatian, Negosiasi, dan Pertukaran” guna mendorong pelajar RRT untuk datang menempuh pendidikan di Taiwan.

Chen Zhen-gui (陳振貴) selaku mantan Rektor Universitas Shih Chien yang menjabat sebagai pengawas Universitas Providence menyampaikan, saat ini mahasiswa RRT yang dapat mendaftar untuk belajar di Taiwan, yakni mereka yang berada di 6 provinsi dan 2 kota di Daratan Tiongkok. Beliau berharap ke depannya dapat dibuka secara bertahap, serta berharap sekolah-sekolah dari kedua belah pihak dapat melakukan kerja sama program gelar ganda, dan program gelar lintas batas.

 “Pelajar RRT sebenarnya adalah malaikat perdamaian kedua sisi selat. Jadi ke depannya kami sangat berharap ada lebih banyak pelajar RRT datang ke Taiwan, dan membantu pembangunan damai di kedua sisi selat. Tentu saja, hal yang sama juga berlaku bagi pelajar Taiwan yang akan pergi ke Daratan Tiongkok”, ujar Chen Zhen-gui (陳振貴).

Komentar

Terbarumore