:::

NSTC Berkunjung ke Prancis Membicarakan Tentang Kerja Sama yang Bermanfaat

  • 25 November, 2022
  • 陳柏萇
NSTC Berkunjung ke Prancis Membicarakan Tentang Kerja Sama yang Bermanfaat
NSTC Berkunjung ke Prancis Membicarakan Tentang Kerja Sama yang Bermanfaat

(Taiwan, ROC) – Anggota Dewan Yuan Eksekutif tanpa portofolio, Wu Tsung-tsong (吳政忠) memimpin delegasi mengunjungi Prancis, dan kedatangan mereka pun diterima dengan hangat oleh pihak Prancis, serta berencana untuk bersama-sama mengembangkan teknologi semikonduktor, luar angkasa, dan net-zero. Wu Tsung-tsong (吳政忠) menyampaikan, dunia telah menyadari pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi Taiwan, serta sangat optimis untuk mempromosikan dialog dan kerja sama kerangka kerja tingkat tinggi.

Wu Tsung-tsong (吳政忠) yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Sains dan Teknologi Nasional Taiwan pergi mengunjungi Prancis setelah kunjungannya di Serman, serta melakukan pertemuan dengan anggota Majelis Tinggi dan Majelis Rendah, serta diundang oleh anggota Dewan Urusan Ekonomi Majelis Nasional Prancis untuk berbincang selama satu jam. Wu Tsung-tsong (吳政忠) mengatakan, “Pihak Prancis menunjukkan sikap yang bersahabat, ramah, dan hangat. Saya dapat merasakan jika dukungan Prancis dan Jerman untuk Taiwan, serta visibilitas Taiwan sangat tinggi”.

Wu Tsung-tsong (吳政忠) menganalisis, pandemi COVID-19 yang telah berlangsung hampir 3 tahun adalah penyebab utama perubahan besar bagi dunia, serta menyebabkan roda perekonomian berhenti dan kelangkaan pada chip semikonduktor, dunia global pun tiba-tiba menyadari betapa pentingnya keberadaan Taiwan.

Kemudian faktor kedua adalah perang Rusia terhadap Ukraina yang sangat mengejutkan Eropa, mereka pun memahami akan krisis yang sempat diabaikan di masa lalu. Lagipula bagi Prancis dan jerman, Taiwan adalah negara yang bebas, demokratis dan menghormati hak asasi manusia seperti mereka, dan ini semua membuat mereka sadar jika “seharusnya melakukan kerja sama lebih lanjut dengan Taiwan”.

Permintaan global untuk chip tumbuh secara eksponensial, serta yang paling dipedulikan oleh Prancis dan Jerman adalah kemungkinan pendirian pabrik TSMC. Wu Tsung-tsong (吳政忠) saat menjawab pejabat kedua negara menuturkan, Taiwan membutuhkan waktu selama 40 tahun untuk menjadi yang terdepan di dunia dan mengembangkan budaya industri khusus, “Taiwan akan dengan senang hati berbagi pengalamannya”.

Tetapi Wu Tsung-tsong (吳政忠) menegaskan, Taiwan adalah negara demokratis dan tidak pernah ikut campur dalam pengambilan keputusan perusahaan swasta. Beliau menyarankan untuk menciptakan ekosistem yang dapat menarik TSMC dan rantai industri semikonduktor lainnya untuk mendirikan pabrik di sana, termasuk talenta, modal, teknologi, dan regulasi, serta menyebarkan pesan yang ramah terhadap Taiwan juga akan membantu para pelaku usaha industri untuk memilih dan menapakkan kaki.

Komentar

Terbarumore