close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menteri MND: Serangan Balik Pertahanan Diri Tentara Nasional Mampu Menembak Jatuh Pesawat Musuh

  • 18 October, 2022
  • 尤繼富
Menteri MND: Serangan Balik Pertahanan Diri Tentara Nasional Mampu Menembak Jatuh Pesawat Musuh
Menteri MND: Serangan Balik Pertahanan Diri Tentara Nasional Mampu Menembak Jatuh Pesawat Musuh

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 18 Oktober 2022, Menteri Pertahanan Nasional (MND), Chiu Kuo-cheng (邱國正) menyampaikan, pihak Tentara Nasional memiliki semua prosedur untuk menanggapi kemungkinan otoritas Beijing meluncurkan serangan pertama mereka. Seluruh tanggapan yang dimiliki oleh Tentara Nasional berjalan sesuai dengan prosedur yang ada.

Setiap tindakan balasan adalah serangan balik untuk mempertahankan diri, serta Tentara Nasional memiliki prosedur yang jelas dan tidak akan langsung ditembak jatuh.

Beberapa hari lalu, Menteri MND menetapkan pesawat seperti drone atau rudal yang melintasi perbatasan wilayah udara sebagai serangan pertama, yang mana hal ini memicu perhatian banyak masyarakat.

Hari ini (18/10), Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) bersama dengan jajaran kementeriannya mengunjungi Yuan Legislatif untuk hadir dalam sidang interpelasi. Kepala instansi kementerian dan dewan terkait hadir sebagai delegasi tanpa ada hak suara.

Sesaat sebelum rapat dimulai, Menteri MND kembali menjelaskan definisi serangan pertama. Ia menuturkan, selama substantif pesawat atau kapal milik Beijing yang melintas melewati batas, maka perilaku tersebut dapat didefinisikan sebagai serangan pertama.

Menanggapi serangan pertama tersebut, seluruh personil Tentara Nasional memiliki prosedur yang sama, seperti, peringatan, melepaskan alarm dan meluncurkan kapal/pesawat untuk mengidentifikasi. Setiap tindakan balasan yang dilancarkan oleh Tentara Nasional dapat diartikan sebagai serangan balik untuk mempertahankan diri.

Apakah Tentara Nasional akan menembak jatuh pesawat/kapal yang bergerak melintasi batas? Menteri Chiu Kuo-cheng menyampaikan, jika bisa ditembak jatuh, maka akan ditembak, karena serangan pertama dimulai oleh Beijing terlebih dahulu. Beliau melanjutkan, ada prosedur yang harus dilakukan dari transisi masa perdamaian menuju situasi peperangan. Pihaknya juga tidak serta merta langsung menembak jatuh pesawat yang melintasi kawasan perbatasan. Chiu Kuo-cheng dengan tegas menambahkan, dirinya tidak berharap akan terjadi perang di Selat Taiwan.

Pesawat Tiongkok yang mengitari pulau Taiwan kian menjadi hal yang biasa. Namun demikian, total anggaran untuk kebutuhan bahan bakar pesawat pada tahun mendatang tidak meningkat, melainkan menurun.

Chiu Kuo-cheng menyampaikan, biaya pemeliharaan tahunan Tentara Nasional akan dipertimbangkan secara menyeluruh, termasuk pengisian bahan bakar, amunisi dan suku cadang, yang mana akan disesuaikan setiap tahunnya.

Chiu Kuo-cheng melanjutkan, jumlah anggaran untuk membeli bahan bakar pesawat berkurang untuk tahun ini, dikarenakan masih ada sisa cadangan dana pada tahun lalu. Beliau juga menambahkan, Tentara Nasional tidak akan pernah mengurangi anggaran yang seharusnya, terutama dalam menghadapi situasi belakangan ini yang kian berkembang serius.

Chiu Kuo-cheng menyampaikan, Tiongkok tidak pernah berhenti menggunakan kekuatan mereka dalam menuntaskan permasalahan Taiwan. Dan Tentara Nasional tidak mungkin tidak mempersiapkan perang, hanya dikarenakan Beijing tidak melakukan serangan mereka. Tugas utama Tentara Nasional adalah untuk mempersiapkan pertempuran, ini adalah pekerjaan yang harus dilakukan setiap harinya, dan tidak akan pernah berubah.

Komentar

Terbarumore