:::

Presiden Tsai Sambut Kunjungan Delegasi Parlemen Jerman, Berharap Bersama Melindungi Garis Pertahanan Demokrasi dan Kebebasan

  • 03 October, 2022
  • 陳志勇
Presiden Tsai Sambut Kunjungan Delegasi Parlemen Jerman, Berharap Bersama Melindungi Garis Pertahanan Demokrasi dan Kebebasan
Presiden Tsai (kanan) Sambut Kunjungan Delegasi Parlemen Jerman, Berharap Bersama Melindungi Garis Pertahanan Demokrasi dan Kebebasan

(Taiwan, ROC) - Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menyambut kunjungan delegasi parlemen Jerman di bawah pimpinan Klaus-Peter Willsch, selaku Ketua Kelompok Persahabatan Parlemen Jerman-Taiwan, menyampaikan apresiasi atas dukungan kuat Jerman pada Taiwan, serta harapan bersama-sama melindungi garis pertahanan demokrasi dan kebebasan.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Kepresidenan pada Senin pagi itu, Tsai mengemukakan, Parlemen Federal Jerman selama bertahun-tahun telah mengeluarkan serangkaian resolusi dan dokumen untuk menjanjikan dukungannya pada Taiwan andaikata mendapat serangan dari Tiongkok.

Kepala negara juga mengucapkan terima kasih kepada Jerman, yang dalam kapasitasnya sebagai presiden bergilir G7 tahun ini, telah mengawasi penerbitan pernyataan bersama oleh para pemimpin dan menteri luar negeri G7, yang menunjukkan kepedulian terhadap perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Presiden Tsai mengatakan, “Terjadi banyak perubahan besar dalam situasi internasional belakangan ini, kita tetap saja menghadapi tantangan berat dari perubahan iklim dan ekspansi otoriterisme. Justru karena inilah, semua negara demokratis harus bekerja sama untuk melindungi garis pertahanan nilai demokrasi dan kebebasan Taiwan, mengharapkan kerja sama selanjutnya dengan Jerman dalam manca bidang untuk sama-sama mewujudkan nilai penting seperti keadilan, perdamaian dan keberlanjutan ekologi.”

Klaus-Peter Willsch, sementara itu, mengatakan bahwa Taiwan seharusnya merasa bangga atas pertumbuhan demokrasinya, dan menegaskan kembali dukungan kuat dari parlemen Jerman pada Taiwan. Ia juga memuji kepentingan Taiwan dalam industri semikonduktor global. "Industri global akan menghadapi masalah serius tanpa semikonduktor Taiwan," tukas Willsch.

Willsch dan delegasi beranggotakan enam anggota parlemen dari partai politik yang berbeda, merupakan rombongan parlemen Jerman pertama yang berkunjung ke Taiwan sejak berawalnya pandemi COVID-19. Mereka tiba di Taiwan pada tanggal 2 dan dijadwalkan berkunjung hingga Kamis.

Menurut Kementerian Luar Negeri (MOFA), selama kunjungan lima hari tersebut, anggota delegasi juga akan melawat ke Yuan Legislatif untuk bertemu dengan anggota parlemen dari Asosiasi Persahabatan Parlemen Taiwan dan Jerman, mengunjungi Taman Sains Tainan untuk meningkatkan pertukaran bilateral dalam bidang perdagangan dan investasi, industri teknologi tinggi, dan keamanan rantai pasokan.

Komentar

Terbarumore