:::

Pertemuan Chip 4, Menko Wang Mei-hua: Persiapan Tahap Kerja

  • 30 September, 2022
  • 陳柏萇
Pertemuan Chip 4, Menko Wang Mei-hua: Persiapan Tahap Kerja
Pertemuan Chip 4, Menko Wang Mei-hua: Persiapan Tahap Kerja

 (Taiwan, ROC) – Aliansi Chip 4 yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS) menggelar pertemuan persiapan perdananya beberapa hari yang lalu. Menteri Ekonomi, Wang Mei-hua (王美花) pada hari ini (30/9) mengemukakan, Jepang, Korea Selatan, Taiwan semuanya diundang untuk menghadiri pertemuan tersebut, dengan tujuan untuk melakukan pertukaran ekstensif pada topik-topik seperti kerja sama rantai pasokan, ketahanan, dll.

Presiden AS, Joe Biden pada bulan Agustus yang lalu menandatangani RUU semikonduktor, serta mengundang Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan untuk membentuk aliansi Chip 4 guna menjamin akuisisi chip utama. Hal tersebut juga telah ditafsirkan oleh dunia luar sebagai sebuah usaha untuk menahan perkembangan semikonduktor Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Mengenai pertemuan persiapan perdana yang diadakan oleh Aliansi Chip 4 baru-baru ini, Menteri Ekonomi, Wang Mei-hua (王美花) dalam sebuah wawancara pada hari ini (30/9) mengemukakan,  AS memang telah mengundang Jepang, Korea Selatan, Taiwan, serta rantai pasokan semikonduktor Asia Timur lainnya untuk turut hadir dalam pertemuan, namun sifatnya masih pada rapat persiapan tahapan kerja. Wang Mei-hua (王美花) mengatakan, “Pertemuan ini adalah rapat persiapan tahapan kerja, dengan tujuan untuk dapat saling menjalin dan memperluas pertukaran ekstensif tentang kerja sama rantai pasokan dan kerja sama ketahanan. Saya rasa, secara garis besar digelarnya pertemuan persiapan perdana ini agar semua orang dapat saling bertukar pandangan tentang masalah rantai pasokan beberapa waktu yang lalu, dan ke depannya bagaimana dapat saling bekerja sama”.

Adapun terkait kenaikan suku bunga The Fed AS yang kuat dan ditakutkan dapat berdampak pada ekonomi global, Wang Mei-hua (王美花) menyampaikan, kenaikan suku bunga AS adalah untuk memecahkan masalah inflasi, dan bank sentral dari semua negara, termasuk bank sentral Taiwan akan meresponsnya secara profesional. Penguatan pada pola dolar AS karena kenaikan suku bunga, selain mempengaruhi depresiasi pada nilai tukar dolar baru Taiwan juga telah meningkatkan biaya impor. Untuk perekonomian Taiwan sendiri, pengaruh yang lebih besar adalah pada ekonomi global dan permintaan secara keseluruhan. Posisi Kementerian Perekonomian (MOEA) Taiwan adalah menjaga fundamental industri dengan baik, sehingga produk-produk Taiwan memiliki resistensi. Beliau juga menegaskan, pada paruh kedua tahun ini, ada banyak variabel seperti inflasi, kekhawatiran resesi ekonomi, dan berlanjutnya perang Rusia-Ukraina, yang akan memberikan tekanan pada dunia global, dan MOEA akan meresponnya dengan hati-hati.

Komentar

Terbarumore