:::

Jepang akan Menambah Gudang Bahan Bakar dan Amunisi di Kepulauan Nansei

  • 07 September, 2022
  • 曾秀情
Jepang akan Menambah Gudang Bahan Bakar dan Amunisi di Kepulauan Nansei
Jepang persiapkan diri jika Taiwan bermasalah

(Taiwan, ROC) --- Kepala media Nikkei Shinbun, Menteri Pertahanan Jepang, Hamada Yasukazu menyampaikan, otoritas Jepang akan menambahkan gudang bahan bakar dan amunisi di Kepulauan Nansei. Dalam wawancara yang dilakukan pada tanggal 6 September 2022 kemarin, Menhan Hamada Yasukazu menyampaikan, ini adalah persiapan untuk berjaga-jaga jika “sesuatu terjadi dengan Taiwan”.  Terletak di barat daya dari Kepulauan Jepang, otoritas setempat menyebut kawasan ini dengan sebutan Kepulauan Nansei.

Media Nikkei Shimbun menyampaikan, ada sekitar 70% amunisi yang disimpan di Hokkaido yang berjarak 2.000 KM dari Taiwan. “Secara fundamental, kami akan memperkuat kemampuan pertahanan yang diperlukan, termasuk terus menyebarkan dan menempatkan potensi yang kami miliki,” terang Hamada Yasukazu.  Ia menambahkan, yang pertama adalah membangun gudang amunisi di Kamp Pasukan Pertahanan Darat yang berlokasi di Amami Oshima. Pihak berwenang di Tokyo juga akan mempertimbangkan untuk mengerahkan senjata seperti rudal kendali di kamp bersangkutan.

Media Nikkei Shimbun menuliskan, cadangan amunisi yang dimiliki oleh Pasukan Bela Diri Jepang hanya dapat bertahan maksimal 2 bulan. Di samping itu, cadangan yang terdapat di kawasan Kyushu dan Okinawa hanya berkisar kurang dari 10%. Jika keadaan darurat terjadi, maka kapal yang dimiliki Pasukan Bela Diri Jepang tidak akan cukup untuk mengirimkan amunisi ke zona konflik. Menhan Hamada Yasukazu melanjutkan, pihak berwenang di Tokyo akan mempertimbangkan untuk membangun fasilitas pelabuhan dan penyimpanan bahan bakar di kawasan pulau terpencil, misal Kyushu dan Okinawa.  Wacana ini tidak hanya akan meningkatkan mobilitas para pasukan, melainkan akan mempercepat pengiriman bahan bakar, amunisi dan makanan.

Selain itu, media Kyodo News mewartakan, Kementerian Pertahanan Jepang telah mendemonstrasikan bagaimana mengevakuasi warga Jepang di Yakumo, Hokkaido, yang mana demonstrasi tersebut dilaksanakan berdasarkan UU Pasukan Bela Diri Jepang. Di samping itu, media Kyodo News juga menuliskan bahwa anggota parlemen Jepang telah sepakat membahas perihal bagaimana mengevakuasi warga mereka dari Taiwan, jika Tiongkok melakukan invasi. Menurut data dari Asosiasi Pertukaran Jepang – Taiwan, jumlah warga Jepang yang saat ini bermukim di Taiwan berada di kisaran 20.000 orang.

Komentar

Terbarumore