:::

AS Tidak Terima Aksi Militer RRT Yang Rutin di Selat Taiwan, Kemenlu: Kerja Sama Melawan Otoritarianisme

  • 01 September, 2022
  • 鄭蕙玲
AS Tidak Terima Aksi Militer RRT Yang Rutin di Selat Taiwan, Kemenlu: Kerja Sama Melawan Otoritarianisme
Kementerian Luar Negeri (MOFA) (foto:RTI)

(Taiwan, ROC) Berkaitan dengan latihan militer RRT, pesawat tak berawak yang menganggu pos penjagaan militer Taiwan serta tindakan provokasi yang mengancam, Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih AS, John Kirby mengatakan, RRT berniat memasuki garis tengah selat Taiwan, kemudian menjalani pelatihan militer di sekitar perairan Taiwan, melepas pesawat tak berawak menjadi tindakan rutin yang sering dilakukan, terhadap hal ini pihak AS tidak bisa menerima dan berlanjut membantu pertahanan nasional Taiwan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kemenlu pada hari ini (1/9) menyampaikan, mengenai dukungan AS terhadap Taiwan dalam menghadapi situasi tegang tingkat tinggi, pihak AS mengambil tindakan nyata melindungi laut Taiwan, menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan regional, Kemenlu sangat mengapresiasi.

Wakil Direktur Jenderal divisi Amerika Utara Kemenlu, Jason Ma mengatakan “Kami bersama AS melanjutkan kerja sama yang peduli dengan stabilitas dan perdamaian kawasan Indo Pasifik, melawan ekspansi dan invasi otoritarianisme, berkomitmen menjaga tatanan internasional yang berbasis ketertiban umum, kebebasan dan keterbukaan kawasan Indo Pasifik.”

Mengenai perkembangan strategi undang-undang Taiwan, Kemenlu menyampaikan, pejabat tinggi AS dari kedua parpol memberi dukungan kuat, hal ini menunjukkan kongres nasional AS mendukung misi dan visi untuk meningkatkan hubungan Taiwan-AS, Kemenlu sangat mengapresiasi. Saat ini RUU masih menunggu peninjauan dari komite luar senat, Taiwan pun memahami sikap komite yang optimis terhadap promosi RUU, selanjutnya kemenlu akan aktif membina kerja sama dengan sahabat dari Kongres Nasional AS dan instansi lainnya, agar kemitraan Taiwan-AS semakin kokoh.

Komentar

Terbarumore