:::

Militer Akan Hentikan Pesawat Tak Berawak, Chiu Kuo-cheng: Melepas Petasan Mengusir Burung Gereja

  • 30 August, 2022
  • 尤繼富
Militer Akan Hentikan Pesawat Tak Berawak, Chiu Kuo-cheng: Melepas Petasan Mengusir Burung Gereja
Militer Akan Hentikan Pesawat Tak Berawak, Chiu Kuo-cheng: Melepas Petasan Mengusir Burung Gereja

(Taiwan, ROC) Pesawat tak berawak milik RRT belakangan ini terus mengganggu pos penjagaan militer di luar pulau Taiwan, Menteri Pertahanan Chiu Kuo-cheng (邱國正) pada hari Selasa ini (30/8) saat menerima wawancara menyampaikan, ada tindakan perlawanan yang akan diambil oleh kemiliteran, untuk detailnya tidak bisa dipublikasikan. Menhan Chiu Kuo-cheng menekankan, bagaimanapun juga semua ini adalah dasar pembelaan diri. Chiu Kuo-cheng mengemukakan, RRT menyebut pesawat tak berawak RRT hanya mengitari halaman rumah warga sendiri, tidak perlu cemas, dengan demikian saya juga bisa mengatakan “melepas beberapa petasan untuk mengusir burung gereja, kalian juga tidak perlu merasa cemas.”

Pesawat tak berawak RRT kian sering mengganggu pos penjagaan militer di luar pulau Taiwan, masyarakat luar mulai memperhatikan tindakan tanggap yang akan diambil oleh militer Taiwan. Menhan Chiu Kuo-cheng menghadiri acara pembukaan “laporan nasional kedua tentang tinjauan internasional konvensi PBB melawan korupsi” yang berlangsung pada hari Selasa ini (30/8), ia diwawancarai dan menyampaikan militer tidak akan terprovokasi, akan tetapi militer juga siaga hingga titik akhir. Chiu mengatakan, militer akan mengambil tindakan tanggap yang sesuai untuk melakukan perlawanan.

Chiu Kuo-cheng mengatakan, RRT terus memprovokasi, sangat membuat kami merasa tidak senang, juru bicara RRT malah menyebut, pesawat tak berawak hanya mengitari langit rumah sendiri, tidak ada hal yang perlu dicemaskan, jika demikian kementerian pertahanan juga bisa mengatakan, “melepas petasan untuk mengusir burung gereja, tidak ada yang perlu dikawatirkan”. Chiu Kuo-cheng mengatakan, “Kami beranggapan, jika Anda ingin penyelesaian permasalahan lintas selat secara damai, akan tetapi yang Anda lakukan bukan tindakan yang damai, cara yang irasional, maka membuat kami semakin berpikir ulang bagaimana untuk menanggapinya, Kemenhan di sini telah memiliki strategi akan tetapi tindakan militer tidak bisa kami publikasikan, dipastikan adalah tindakan mempertahankan diri. Pada saatnya, saya juga bisa bilang, saya melepas petasan untuk mengusir burung gereja, pada saat itu juga Anda jangan merasa cemas, perkataan ini tidak ada unsur provokasi, ini adalah suatu penyampaian saja.”

Chiu Kuo-cheng mengatakan, setelah tahun baru imlek pada tahun ini, pesawat militer RRT baik sengaja atau tidak terus melintasi angkasa Taiwan, setelah latihan militer RRT selesai, kemudian kerap kali melepas pesawat patroli, hampir setiap hari ada 20-30 pesawat yang mengitari kawasan sekitar Taiwan. Menhan Chiu Kuo-cheng mengatakan, tindakan Kemenhan sejak awal selalu bersikap cermat, tidak memicu peperangan, akan tetapi RRT terus memprovokasi, Kemenhan akan melakukan penyesuaian guna menanggapi situasi ini, semua tindakan yang diambil berlandaskan pertahanan diri, akan tetapi tindakan seperti apa yang diambil tidak disampaikan secara mendetail.

Chiu Kuo-cheng mengatakan, militer yang menjaga di luar pulau merasa tertekan, karena ia meminta agar mereka tetap bersikap tenang dalam mengatasi situasi yang terjadi. Apakah masyarakat luar yakin dengan Menhan, Chiu Kuo-cheng tidak memberi komentar, akan tetapi ia sendiri yakin dengan militer, juga tahu pasti apa yang harus dilakukan, ia akan berlanjut memimpin militer membela negara.

Militer Akan Hentikan Pesawat Tak Berawak, PM Su: Mendukung Kebutuhan Perlengkapan Militer

Berkaitan dengan pesawat tak berawak yang kerap memasuki kawasan luar pulau Taiwan, PM Su Tseng-chang merespons, “Di bawah pimpinan Presiden Tsai Ing-wen, kami berpegang teguh pada landasan kedaulatan Taiwan, bersikeras menjaga stabilitas Taiwan. Sementara RRT terus menerus melepas pesawat militer, kapal perang mengitari Taiwan, sekarang malah kapal tak berawak yang mengganggu Taiwan, masih terus mengumbar kepada dunia, cara menyerang, dalam hal ini sangat yakin dengan tanggapan yang sesuai yang diambil Kemenhan, maka perlengkapan apapun yang diperlukan militer, pihak kami akan mendukung sepenuhnya.

Sementara Jubir Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih AS, John Kirby kemarin (29/8) menyampaikan, situasi demikian, tindakan yang dilakukan RRT akan membuat situasi semakin tegang, ia menekankan pihak AS tidak bisa menerima.

Komentar

Terbarumore