:::

Kapal Induk AS Melewati Selat Taiwan, Gedung Putih: Akan Ada Operasi Rutin Pada Masa Mendatang

  • 30 August, 2022
  • 尤繼富
Kapal Induk AS Melewati Selat Taiwan, Gedung Putih: Akan Ada Operasi Rutin Pada Masa Mendatang
Kapal Induk AS Melewati Selat Taiwan, Gedung Putih: Akan Ada Operasi Rutin Pada Masa Mendatang

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 28 Agustus 2022, otoritas Amerika Serikat mengirimkan 2 kapal induk mereka untuk melintas di perairan Selat Taiwan. Juru Bicara Gedung Putih, Karine Jean-Pierre pada tanggal 29 Agustus 2022 menyampaikan, dalam beberapa hari atau bulan mendatang, AS akan menggunakan cara seperti mengerahkan kapal atau menggelar pelatihan, guna menanggapi perilaku provokatif Tiongkok. AS sangat berharap bahwa upaya mereka tersebut dapat menstabilkan situasi di perairan Pasifik Barat.

Pada tanggal 28 Agustus 2022, kapal induk AS, masing-masing USS Antietam dan USS Chancellorsville melintasi perairan Selat Taiwan. Ini adalah pertama kalinya semenjak eskalasi ketegangan lintas selat meningkat, setelah kunjungan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi ke Taiwan pada awal Agustus lalu.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Gedung Putih, Karine Jean-Pierre menyampaikan, kapal induk AS melintas di Selat Taiwan merupakan jadwal rutin, yang sudah sesuai dengan hukum internasional. Ini juga memperlihatkan komitmen AS untuk mempertahankan kawasan Indo Pasifik yang bebas dan terbuka.

Karine Jean-Pierre juga mengumumkan, dalam beberapa hari atau minggu bahkan bulan mendatang, dunia luar akan melihat bagaimana mengerahkan kapal atau melakukan simulasi mereka, dalam rangka untuk mencegah tindakan provokatif Tiongkok, yang dinilai bisa merusak stabilitas kawasan. AS tentu berharap tindakan yang dikerahkan mereka dapat membawa kestabilan bagi kawasan perairan Pasifik Barat.

Ia mengatakan bahwa ini tidak ada berkaitan dengan hubungan AS Tiongkok, melainkan demi kepentingan terbagi bagi kawasan setempat dan Taiwan.

Karine Jean-Pierre menekankan kembali bahwa kebijakan AS terhadap Taiwan akan tetap sama selama beberapa dekade mendatang. Di samping itu, AS tetap berkomitmen untuk menaati “Kebijakan Satu Tiongkok” dan akan terus mengikuti ketetapan yang ada pada masa mendatang.

Dalam menjalankan misi penerbangan, pelayaran atau melakukan aktivitas apa pun, maka AS akan selalu menaati peraturan internasional, termasuk melintasi Selat Taiwan.

“AS berkomitmen untuk melakukannya dan mempertahankan kawasan ini”.

Komentar

Terbarumore