:::

Taiwan - Thailand Pulangkan 16 Warga Taiwan yang Terperangkap di Kamboja

  • 24 August, 2022
  • 曾秀情
Taiwan - Thailand Pulangkan 16 Warga Taiwan yang Terperangkap di Kamboja
Taiwan - Thailand Pulangkan 16 Warga Taiwan yang Terperangkap di Kamboja

(Taiwan, ROC) --- Penipuan bekerja di kawasan Asia Tenggara dengan iming-iming gaji tinggi marak terjadi belakangan ini. Kepolisian Taiwan bekerja sama dengan pihak Thailand memerangi praktik perdagangan manusia. Pada tanggal 23 Agustus 2022, Biro Investigasi Kriminal (CIB) menyampaikan, dalam 2 hari terakhir, pihaknya berhasil menyelamatkan 16 warga Taiwan yang terperangkap di “Area KK” dan Kamboja. Dari 16 orang tersebut, 4 di antaranya dibantu oleh tim anggota legislator Partai DPP berdarah Suku Penduduk Asli, yakni Wu Li-hua (伍麗華).

Baru-baru ini, kasus perdagangan manusia bermotif perekrutan bekerja di kawasan Asia Tenggara dengan gaji menggiurkan sering terdengar. Pada Selasa malam (23/8), CIB merilis siaran pers menyampaikan, sindikat penipuan di Kamboja memiliki kecenderungan untuk menjual kembali karyawan mereka kepada sindikat lain, atau memindahkan markas mereka ke “Area KK” yang berlokasi di Myanmar. Otoritas berwenang di dalam negeri telah membentuk satgas lintas kementerian untuk kemudian memperkuat kerja sama dengan pihak kepolisian Thailand.

Di samping itu, tim satgas yang bertugas juga telah menggelar kerja sama dengan Biro Investigasi Pusat Thailand, Biro Imigrasi dan Biro Pusat Interpol Thailand, mendatangi Distrik Mae Sot, kemudian memperkuat penempatan personil di kawasan perbatasan antara Thailand dengan Myanmar. Distrik Mae Sot kebetulan berada di dekat Myawaddy, di mana “Area KK” berada. Pada saat yang sama, hal itu akan mempersulit jalur transportasi dari para sindikat perdagangan manusia. Personil yang berada di tempat akan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan atau pihak yang dicurigai tengah “memindahkan” para korban.

CIB melanjutkan, Kantor Perwakilan ROC yang berada di Thailand telah banyak memberikan bantuan, dan berhasil memulangkan warga Taiwan yang sempat menjadi korban perdagangan manusia di “Area KK”, Myanmar. Pada tanggal 22 Agustus 2022, dua warga Taiwan berhasil diselamatkan dan telah dipulangkan ke Taiwan. Sedangkan 7 warga Taiwan lainnya yang juga terjebak di “Area KK” juga telah berhasil mendarat di Taiwan pada hari Selasa sore sekitar pukul 18:00 (23/8).

Di samping itu, masih ada 7 warga Taiwan lainnya yang terperangkap di Kamboja, juga telah berhasil diterbangkan ke Taiwan dari Phnom Penh, Kamboja, pada Selasa sore. 4 di antaranya dibantu oleh tim anggota legislator dari Partai DPP, Wu Li-hua. CIB menyampaikan, satgas lintas kementerian dengan aparat kepolisian Thailand menggunakan metode “mengevakuasi dari dalam dan memblokir akses”, kemudian bekerja sama dengan organisasi anti perdagangan manusia internasional, untuk menguak operasional sindikat perdagangan manusia yang beroperasi di “Area KK”, Myanmar.

Di samping itu, Kantor Perwakilan ROC di Thailand memberangkatkan 3 nara-hubung yang kemudian ditempatkan di kantor polisi Thailand. Melalui koordinasi oleh Kepolisian Pusat Thailand, mengadakan pertemuan anti perdagangan manusia dengan otoritas berwenang setempat, meliputi Biro Investigasi Pusat Divisi Keempat, Biro Imigrasi, kantor polisi dan unit-unit lainnya. Di samping itu, pihak Taiwan dan Thailand juga menggelar pertukaran, serta mengampanyekan anti perdagangan manusia.

CIB menambahkan, satgas lintas kementerian akan terus melakukan investigasi. Jika ada warga Taiwan yang berhasil keluar atau dibebaskan dari tempat yang disebutkan di atas, maka satgas akan dikirim untuk kemudian memproses penempatan para korban ke Thailand. Setelah itu, baru akan memproses kepulangan mereka ke Taiwan. Jika warga Taiwan yang berada di kawasan setempat membutuhkan bantuan, maka dapat menghubungi hotline 24 jam “Saluran Darurat Kementerian Luar Negeri” .

Komentar

Terbarumore