:::

Kemenlu: Perlu Penyesuaian Tenaga untuk Tim Khusus Penanganan Kasus Penipuan di Kamboja

  • 17 August, 2022
  • 曾秀情
Kemenlu: Perlu Penyesuaian Tenaga untuk Tim Khusus Penanganan Kasus Penipuan di Kamboja
Kementerian Luar Negeri

(Taiwan, ROC) -- Warga Taiwan yang terjerat dalam melakukan pekerjaan ilegal di Kamboja berakibat membahayakan kebebasan dan keselamatan diri mereka. Kemenlu pada hari Rabu ini (17/8) kembali menekankan berkaitan dengan penanganan akan dibantu oleh kantor perwakilan Republik Tiongkok di Ho Chi Minh Vietnam, pada bulan Mei tahun ini tim khusus bantuan untuk warga Taiwan yang terlibat dalam kasus penipuan Kamboja ditangani oleh 6 staf dari Kemenlu, investigator, imigrasi di bawah naungan kantor perwakilan ROC di Ho Chih Minh.

                                                         

Kemenlu mengatakan, akan bertindak siaga setiap saat dalam memberikan bantuan nyata, guna meningkatkan kekuatan bantuan darurat yang siaga di kantor perwakilan, saat bersamaan juga meningkatkan komunikasi dengan pihak polisi, dan supremasi hukum Kamboja. Juru Bicara Kemenlu Joanne Ou mengatakan, “setelah Kemenlu dan kantor perwakilan mendapat informasi dari keluarga korban, melalui kantor perwakilan di luar negeri atau unit terkait, mencoba berkomunikasi dengan orang yang bersangkutan, dalam situasi yang terpantau, kami juga bersama kepolisian negara setempat saling berkoordinasi, Ditjen Investigasi Kriminal Kepolisian dan Kepolisian Internasional akan selalu berkomunikasi.”

Guna meningkatkan kewaspadaan warga Taiwan, agar dapat menghindari perangkap bekerja ilegal di luar negeri dari komplotan penipuan, Kemenlu secara aktif koorperatif dengan rencana “tim khusus bantuan untuk warga Taiwan yang terlibat dalam kasus penipuan Kamboja “dari Yuan Eksekutif , dalam situs Kemenlu terdapat kolom “Sosialisasi mengenai perangkap bekerja di luar negeri”, yang mengumpulkan naskah berita dan penjelasan terkait dari Kemenlul dan instansi pemerintah terkait lainnya, informasi tentang kejahatan kongkrit dan data yang bisa dihubungi untuk meminta bantuan, berharap dapat meningkatkan kewaspadaan warga Taiwan terhadap penipuan, agar semakin bisa melindungi diri sendiri dan mencegah tindakan penipuan “bekerja ilegal di luar negeri” yang semakin marak terjadi.

Kemenlu berulang kali mengimbau, apabila warga Taiwan bermaksud bekerja di kawasan Asia Tenggara, wajib memastikan perusahaan tersebut apakah terdaftar dengan resmi atau tidak, apakah jenis industri perusahaan memenuhi hukum negara setempat, serta mengevaluasi dengan cermat deskripsi dan jenis pekerjaan yang ditawarkan, memperhatikan isi pekerjaan dengan seksama serta memastikan pekerjaan yang legal, maka permohonan izin kerja dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, jangan mudah percaya dengan iklan lowongan kerja di internet, agar tidak melanggar hukum bahkan merugikan keselamatan diri.

Komentar

Terbarumore