:::

Kemenko Kucurkan NT$ 200 Juta, Promosi Produk Makanan Taiwan ke 13 Negara

  • 11 August, 2022
  • 鄭蕙玲
Kemenko Kucurkan NT$ 200 Juta, Promosi Produk Makanan Taiwan ke 13 Negara
Kemenko Kucur NT$ 200 Juta, Promosi Produk Makanan Taiwan ke 13 Negara (foto:CNA)

(Taiwan, ROC) Kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan memicu tindakan balasan dari RRT mencakup larangan impor produk makanan dan produk perikanan Taiwan. Sehubungan dengan hal ini Kemenko pada hari Kamis ini (11/8) mengumumkan, mengeluarkan NT$ 200 juta untuk program “produk makanan Taiwan go-internasional”, diprediksikan mulai 12 Agustus hingga Desember, secara gencar menggelar kegiatan promosi dan acara flash mob di pusat perbelanjaan di 13 negara, untuk mempromosikan produk makanan olahan Taiwan bertujuan mengurangi dampak yang diderita pelaku usaha akibat larangan impor yang diberlakukan RRT secara mendadak, secara aktif mempelajari risiko pasar dan memperluas distribusi ke pangsa pasar internasional.

Kemenko mengatakan, hampir 20% produk makanan olahan Taiwan dipasarkan ke RRT, dalam rangka memperlaju tindakan menanggapi kondisi ini, maka meluncurkan program “produk makanan Taiwan go-internasional” mulai dari pemasaran, bimbingan dan keuangan, membantu pelaku usaha melewati masa-masa sulit.

Di sisi pemasaran, Kemenko merencanakan kegiatan fisik seperti bazzar dan promosi di beberapa supermarket dan pusat perbelanjaan di 13 negara di Asia Tenggara, Asia Timur Laut, Eropa dan Amerika Utara, bekerja sama dengan perusahaan e-commerce besar di Korea dan Singapura untuk promosi khusus makanan Taiwan, ditambah dengan menggelar pers rilis yang mengundang distributor manca negara dan media untuk mempublikasikan produk-produk Taiwan, agar semakin terdengar topik pembicaraan produk Taiwan di pasar internasional, meningkatkan popularitas, dan diprediksikan dapat menjangkau 50.000 orang untuk membeli produk makanan Taiwan seperti biskuit, minuman, mie instan kering dan buah kering dan lainnya, dan ada lebih dari 2000 pabrik pengolah makanan yang diuntungkan. Selain itu produsen juga mendapat bimbingan pengajuan sertifikasi pangan internasional seperti ISO22000, HACCP, SQF dan lainnya.

Selain Kemenko menggelar serangkaian kegiatan promosi makanan secara berturut-turut seperti Taipei International Food and Catering Expo, Pameran Beras dan Bento, festival makanan pesta pernikahan dan acara -acara lainnya.

Kemenko mengatakan, bagi produsen yang terkena imbas dan memiliki kebutuhan ini bisa mengajukan permohonan perpanjangan pinjaman ke divisi UKM Kementerian Perekonomian, Kemenko juga akan memberikan pinjaman modal, dana revitalisasi dan keringanan bunga pinjaman.

Komentar

Terbarumore