:::

Simulasi Militer CSIS: AS-Taiwan Berhasil Melawan Agresi RRT, Bayar Mahal Akibat Perang

  • 10 August, 2022
  • 曾秀情
Simulasi Militer CSIS: AS-Taiwan Berhasil Melawan Agresi RRT, Bayar Mahal Akibat Perang
CSIS Simulasi Militer AS-Taiwan Berhasil Melawan Agresi RRT, Bayar Mahal Akibat Perang

(Taiwan, ROC) -- Kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan pekan lalu telah  memicu latihan militer RRT di sekitar Taiwan. Wadah Pemikir untuk kebijakan luar negeri (Center for Strategic and International Studies, CSIS) melakukan analisa simulasi militer dan hasil menunjukkan AS-Taiwan bisa melawan militer RRT yang menginvasi Taiwan, namun yang perlu dipertimbangkan adalah akibat dan korban peperangan.

The Wall Street Journal (WSJ) memberitakan, CSIS menggelar analisa simulasi militer kompleks selama 7 jam, dikarenakan kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan memicu Tentara Pembebasan Rakyat Daratan Tiongkok menjalani latihan militer di sekitar Taiwan. Analisa simulasi militer menunjuk bahwa Taiwan menjadi tantangan serius bagi militer RRT, RRT bermaksud untuk menyerang Taiwan dan menghancurkan kawasan Indo Pasifik.

Simulasi militer yang terbagi atas pasukan militer merah, biru dan peta, dadu 20 sisi, dan computer perhitungan, untuk merekayasa serangan militer tahun 2026. Hasilnya, dalam waktu 3 pekan RRT menyerang Taiwan menenggelamkan 2 kapal induk AS, menyerang pangkalan militer AS di Jepang dan pulau Guam, menghancurkan ratusan pesawat tempur AS. Akan tetapi kondisi RRT lebih memburuk. Setelah militer menjajah Taiwan bagian selatan, pasukan amfibi RRT diserang militer, kapal perang dan pesawat tempur dihancurkan dan tidak bisa memberikan pasokan untuk militer. Taiwan tetap dapat mempertahankan Taipei, sementara persediaan rudal jarak jauh milik Beijing semakin menipis, sulit untuk melawan AS dengan kekuatan AU, AL yang tangguh.

Konsultan CSIS Mark Candian mengatakan, yang paling mengesankan dalam simulasi kali ini ada kemungkinan AS-Taiwan berhasil mempertahankan Taiwan, sangat berbeda dengan pandangan dari sebagian orang. Akan tetapi media menulis, untuk berhasil melawan militer RRT memerlukan pengorbanan yang sangat mahal, ekonomi Taiwan bakal anjlok drastis, termasuk militer RRT yang terkena imbasnya juga memerlukan waktu bertahun-tahun untuk pulih kembali, serta memberi dampak pada kekuatan AS dalam dunia internasional.

Komandan militer AS mengemukakan, tahun 2027 merupakan waktu Taiwan berkemungkinan diserang oleh militer RRT. Seorang analis Becca Wasser yang ikut serta dalam simulasi militer CSIS malah beranggapan, ada kemungkinan terjadi pada tahun 2036. Becca Wasser menambahkan, pda tahun 2027, diprediksikan tidak berkemungkinan besar RRT berhasil melakukan operasi agresi perang amfibi.  ika demikian, menandakan pihak RRT akan mengambil metode pendekatan lain terhadap Taiwan.

Banyak pakar beranggapan, simulasi militer skala besar RRT setelah kunjungan Nany Pelosi ke Taiwan adalah pengepungan blockade, bukan strategi menghancurkan Taiwan. Pakar mengatakan, analisa simulasi perang rahasia yang dilakukan pentagon, bertujuan untuk mempelajari scenario yang berbeda, mempelajari bagaimana pihak RRT dan pihak lainnya yang dipimpin oleh AS untuk mengambil tindakan, dan pengaruh apa yang dapat dirasakan oleh militer masing-masing.

Komentar

Terbarumore