:::

Amerika Australia dan Jepang Serukan Kembali Pengamanan Perdamaian di Selat Taiwan

  • 06 August, 2022
  • 譚雲福
Amerika Australia dan Jepang Serukan Kembali Pengamanan Perdamaian di Selat Taiwan
Amerika Australia dan Jepang Serukan Kembali Pengamanan Perdamaian di Selat Taiwan

        (Taiwan, ROC) – Menteri luar negeri Amerika, Australia dan Jepang saat menggelar kegiatan rapat diskusi di Phnom Penh, mengeluarkan pernyataan bersama, yakni kepedulian mereka berkenaan dengan aksi tindakan latihan militer selama beberapa hari terakhir ini yang dilakukan oleh TPR, dimana telah memengaruhi kestabilan perdamaian dan juga memberikan dampak bagi dunia internasional. Oleh sebab itu, mereka juga bersama meminta pihak Daratan Tiongkok agar dapat segera menghentikan aksi latihan militer mereka dan kembali menegaskan akan melakukan perlindungan seutuhnya berkenaan dengan kestabilan perdamaian di Selat Taiwan.

        Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi, menggunakan kesempatan saat melakukan pertemuan dengan para menteri luar negeri dari negara-negara anggota ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, menggelar diskusi 3 negara dan mengeluarkan surat pernyataan bersama.

        Para menteri luar negeri dari tiga negara hendak memperdalam hubungan yang telah terjalin anatara Australia, Jepang dan Amerika, bersama mengusung perdamaian dan kebebasan di kawasan Indo Pasifik. Mereka menegaskan bahwa hubungan antara ketiga negara dilandaskan pada nilai-nilai dan kepentingan yang sama dan tidak akan tergoyahkan, meliputi kebebasan, hukum, hak asasi manusia, kedaulatan dan juga keutuhan tanah air. Selain itu juga menegaskan tidak menutup kemungkinan untuk mengutus satuan militer atau dengan menggunakan kekuatan militer dalam menyelesaikan perselisihan perdamaian yang terjadi, dengan demikian mampu memastikan kebebasan yang damai dalam hal pelayaran dan penerbangan yang ada.

        Para menteri luar negeri menyebutkan akan berupaya semaksimalnya dalam menjaga perdamaian di Selat Taiwan, dan pihak Amerika, Australia dan Jepang berharap dapat menggunakan jalur diplomasi dalam komunikasi, agar dapat menghindari kesalah-pahaman di antara sesama.

        Mereka juga menyatakan kepedulian yang tinggi berkenaan dengan naiknya tensi geo politik akibat digelarnya latihan militer skala besar oleh pihak RRT. Dalam pembahasan juga menyebutkan jika 5 rudal yang dilepaskan dan jatuh dalam zona ekonomi ekslusif atau EEZ Jepang, telah memperburuk situasi keamanan kawasan.

        Para menteri luar negeri meminta pihak Daratan Tiongkok dapat segera menghentikan latihan militer yang dilakukannya, dan menjelaskan bahwa baik Amerika, Australia dan Jepang akan tetap teguh pada prinsip Satu Tiongkok dan kebijakan terkait lainnya.

        Ketiga menteri luar negeri juga kembali menegaskan dukungan yang besar akan keberadaan ASEAN sebagai salah satu peran penting dalam menjaga kestabilan kawasan.

Komentar

Terbarumore