:::

Kunjungan Nancy Pelosi ke Yuan Legislatif, Nantikan Kerja Sama Lebih Erat Taiwan - AS

  • 03 August, 2022
  • 曾秀情
Kunjungan Nancy Pelosi ke Yuan Legislatif, Nantikan Kerja Sama Lebih Erat Taiwan - AS
Kunjungan Nancy Pelosi ke Yuan Legislatif, Nantikan Kerja Sama Lebih Erat Taiwan - AS

(Taiwan, ROC) -- Pesawat yang ditumpangi oleh Ketua DPR AS, Nancy Pelosi mendarat di Taiwan pada Selasa malam (2/8). Hari ini (3/8), Nancy Pelosi mengunjungi Yuan Legislatif dan menyampaikan pidato publiknya. Yuan Legislatif secara khusus menggelar karpet merah untuk menyambut kedatangan Nancy Pelosi beserta rombongan. Ketua Yuan Legislatif, You Si-kun (游錫堃) yang baru kembali dari Eropa terkonfirmasi positif COVID-19 dan tengah menjalankan prosedur karantina. Karena alasan itulah, You Si-kun tidak dapat hadir menyambut kedatangan Nancy Pelosi.

Wakil Ketua Yuan Legislatif Tsai Chi-Chang (蔡其昌), memimpin seluruh anggota legislator lintas partai menyambut kedatangan Nancy Pelosi di Yuan Legislatif. Tsai Chi-Chang memuji Nancy Pelosi sebagai tokoh pembela HAM di Amerika Serikat. Guna memperlihatkan solidaritasnya Nancy Pelosi pernah berada di Lapangan Tiananmen bersama dengan aktivis pro-demokrasi pada tahun 1991. Di kala itu, Nancy Pelosi tidak takut terhadap ancaman deportasi dari otoritas Beijing.

Nancy Pelosi juga adalah sosok yang sangat mendukung dibentuknya “Hong Kong Human Rights and Freedom Act”. Di samping itu, Nancy Pelosi juga mendukung penuh DPR AS mengesahkan "Taipei Act" pada tahun 2020. Pada tahun 2021, DPR AS juga mengesahkan “Undang-Undang Pencegahan Kerja Paksa Uyghur”. Bisa dikatakan, Nancy Pelosi adalah sosok DPR AS yang senantiasa mempromosikan isu HAM dunia di DPR AS.

Atas nama seluruh anggota legislator dan Yuan Legislatif, Tsai Chi-Chang mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Tsai Chi-Chang menekankan, semenjak Rusia menginvasi Ukraina, bangsa Eropa dan komunitas dunia menjadi lebih waspada terhadap ekspansi paham otoritarianisme.  Taiwan yang berada di garis terdepan, tentu tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan bantuan dari sesama. Keputusan Nancy Pelosi untuk tetap berkunjung ke Taiwan adalah bentuk semakin kuatnya konsolidasi nilai demokrasi dan kebebasan.

Tsai Chi-Chang mengatakan, “Nancy Pelosi adalah sahabat terbaik Taiwan, dan Taiwan adalah sekutu Amerika Serikat yang paling dapat diandalkan. Bersama dengan Amerika Serikat dan mitra dunia lainnya, Taiwan akan teguh berdiri membela nilai demokrasi, kebebasan dan Hak Asasi Manusia, yang mana telah diperoleh dengan susah payah.”

Dalam pidatonya, Nancy Pelosi mengucapkan terima kasih kepada Taiwan atas pujian yang diberikan kepada Kongres AS. Ia melanjutkan bahwa dukungan terhadap Taiwan datang dari anggota Kongres AS lintas partai. Sebutan “sahabat Taiwan” yang diberikan oleh Tsai Chi-Chang adalah suatu kehormatan baginya. Pujian ini tentunya diterima oleh Nancy Pelosi atas nama Kongres AS.

Nancy Pelosi menyampaikan, nilai kebebasan di dalam masyarakat Taiwan adalah salah satu yang tertinggi dengan banyak pencapaian di dalamnya, misal penanggulangan wabah COVID-19 yang sangat luar biasa. COVID-19 bukan hanya menjadi isu kesehatan masyarakat semata, melainkan juga berpengaruh pada keamanan nasional, ekonomi dan pemerintahan. Amerika Serikat tentu berharap bisa memperdalam kerja sama dengan Taiwan di bidang terkait.

Nancy Pelosi mengatakan, “Saya menantikan pertukaran jangka panjang antara kedua belah pihak, termasuk isu perubahan iklim atau pencapaian luar biasa Taiwan dalam menanggulangi COVID-19. Taiwan adalah salah satu pihak yang senantiasa mengedepankan penghormatan terhadap HAM. Saya secara khusus menyampaikan terima kasih atas rasa persahabatan yang diperlihatkan oleh Taiwan. Saya tentunya berharap Taiwan dapat diakui oleh dunia.”

Nancy Pelosi menambahkan, kehadirannya di Lapangan Tiananmen pada tahun 1991 menyandang status perwakilan lintas partai AS untuk mendukung aktivis pro-demokrasi di RRT. Tidak hanya mendukung nilai HAM, tetapi kehadirannya juga menjadi bentuk protes terhadap praktik perdagangan RRT yang dinilai tidak adil.

Di era tersebut, RRT sering kali memaksa perusahaan teknologi untuk memindahkan teknik mereka ke sana. Hal ini tentu akan menimbulkan permasalahan berikutnya, misal keamanan nasional, ekonomi dan pemerintahan.

Nancy Pelosi melanjutkan, DPR AS juga telah meloloskan banyak undang-undang mendukung HAM, yang mana sejalan dengan program pemerintahan Presiden Joe Biden untuk mendukung keamanan di Indo-Pasifik. Dirinya berharap, pertukaran antar Taiwan dengan Amerika Serikat dapat terjalin lebih dekat pada masa mendatang.

Setelah berbicara di hadapan anggota legislator lintas partai, delegasi Nancy Pelosi berjalan keluar menuju teras di ruang resepsi lantai 2 gedung Yuan Legislatif, kemudian mengambil foto bersama dengan Wakil Yuan Legislatif, Tsai Chi-Chang serta empat koordinator partai penguasa dan opisisi.

Komentar

Terbarumore