:::

Ketua DPR AS Nancy Pelosi Berkunjung ke Taiwan, Organisasi HAM Menaruh Harapan Besar

  • 02 August, 2022
  • 尤繼富
Ketua DPR AS Nancy Pelosi Berkunjung ke Taiwan, Organisasi HAM Menaruh Harapan Besar
Ketua DPR AS Nancy Pelosi Berkunjung ke Taiwan, Organisasi HAM Menaruh Harapan Besar

(Taiwan, ROC) --- Kunjungan yang akan dilakukan oleh Ketua DPR AS, Nancy Pelosi ke Taiwan mendapat perhatian dari banyak pihak. Selama berkunjung ke Taiwan, Nancy Pelosi dijadwalkan akan bertemu dengan aktivis HAM.

Menurut laporan yang disampaikan oleh Radio Free Asia (RFA), Ketua DPR AS akan berkunjung ke Taiwan dan bertemu para aktivis yang sebelumnya pernah ditahan oleh pihak RRT, atau tokoh-tokoh yang pernah memperjuangkan HAM di RRT. Banyak media, baik lokal maupun mancanegara yang mewartakan bahwa Nancy Pelosi akan tiba di Taiwan pada Selasa malam ini (2/8).

Menanggapi kabar ini, Li Ming-zhe seorang aktivis HAM yang pernah menjalani hukuman kurungan 5 tahun penjara di RRT, dengan rendah hati mengatakan, "Setiap sahabat yang datang berkunjung ke Taiwan, maka akan kami sambut. Bagi mereka yang tidak bisa datang, kami juga paham akan kondisinya."

Selain itu, mantan pemilik toko buku Causeway Bay Hong Kong yang pernah diculik oleh pihak RRT, Lam Wing-kee (林榮基), apakah juga akan bertemu dengan Nancy Pelosi. Lam Wing-kee yang akhirnya memutuskan untuk pindah ke Taiwan tersebut dalam wawancara dengan RFA menyampaikan, bahwa saat ini tidak ada informasi pemberitahuan yang diterimanya.

Lam Wing-kee menambahkan, kunjungan Nancy Pelosi kali ini adalah untuk memperlihatkan dukungan besar AS terhadap Taiwan, Hong Kong dan isu HAM. Ia juga meminta Nancy Pelosi untuk segera bertindak membantu pihak yang teraniaya lainnya di Asia Tenggara, misal eksekusi aktivis HAM di Myanmar. Dengan demikian, dapat terwujudkan implementasi dari nilai-nilai HAM secara universal.

Perwakilan pemerintah Tibet di pengasingan yang berlokasi di Taiwan, Kelsang Gyaltsen Bawa menyampaikan, "Jika dapat bertemu dengan Nancy Pelosi saat kunjungannya ke Taiwan, maka atas nama seluruh warga Tibet yang kini bermukim di Taiwan, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah AS karena telah meloloskan banyak resolusi untuk mendukung Tibet."

Sekretaris Amnesty International cabang Taiwan, Chiu E-ling (邱伊翎) menyampaikan, saat ini Taiwan belum memiliki undang-undang pengungsi. Taiwan baru saja melegalkan UU Pernikahan Sejenis, dan kini masih menggodok perihal permasalahan pernikahan sejenis lintas negara. Banyak negara di dunia percaya bahwa Taiwan dapat memainkan peran penting, serta negara Eropa dan AS juga berharap agar Taiwan dapat menjadi panutan dunia.

Sekjen Taiwan Association for Human Rights, Shih Yi-hsiang (施逸翔) juga mengatakan, terlepas dari pencari suaka seperti warga Tibet atau Hong Kong di Taiwan, tetapi hingga hari ini Taiwan tidak memiliki mekanisme yang mengatur perihal suaka atau perlindungan terhadap pengungsi. Dengan Nancy Pelosi berkunjung ke Taiwan, diharapkan masalah ini akan semakin mendapat sorotan.

Komentar

Terbarumore