close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wapres William Lai: Promosikan Sinergi Antara Industri Biomedis dengan Informasi Komunikasi

  • 27 July, 2022
  • 鄭蕙玲
Wapres William Lai: Promosikan Sinergi Antara Industri Biomedis dengan Informasi Komunikasi
Wapres William Lai menghadiri "BIO Asia-Taiwan 2022". (foto: Istana Kepresidenan)

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 27 Juli 2022, Wakil Presiden William Lai (賴清德) memberikan pidato pembukaan melalui virtual dalam kegiatan bertajuk "BIO Asia-Taiwan 2022".

Dalam pidato pembukaannya, Wapres mendorong industri bio medis dan sektor informasi komunikasi dapat bersinergi dalam mempromosikan strategi pengembangan kesehatan, serta mempercepat transformasi digital.

Wapres William Lai juga berharap Taiwan dapat memainkan peran pentingnya dalam industri bio-medis dunia, serta meningkatkan kontribusi Taiwan terhadap kesehatan dan kesejahteraan global.

Dengan menggunakan bahasa Inggris, Wapres William Lai menyampaikan pidato hari ini. Beliau menyampaikan, berkat upaya banyak orang dalam dua tahun belakangan, telah berhasil memperlihatkan kemampuan Taiwan dalam menekan angka penyebaran COVID-19. Pada saat yang sama, kemampuan bio-medis Taiwan juga memperlihatkan hasil yang kian cemerlang.

Kegiatan "BIO Asia-Taiwan 2022" pada tahun ini mengusung tema "Connecting the Asian Value Chain". Wapres William Lai percaya, dengan memperkuat hubungan internasional, maka akan meningkatkan peran Taiwan sebagai mitra utama dalam rantai bioteknologi dunia.

William Lai melanjutkan, selain telah mengubah kebiasaan hidup manusia, serangan COVID-19 juga telah membuat sinergi antara industri bioteknologi dengan sektor informasi komunikasi menjadi lebih erat. Melalui teknologi inovatif, sistem medis dapat beroperasi lebih efisien dan layanan yang diberikan kepada masyarakat dapat lebih maksimal.

Menyosong era masa depan, Wapres William Lai percaya bahwa kemajuan teknologi dan kapasitas medis akan mendorong perkembangan industri biomedis.

Wapres melanjutkan, berdasarkan "Rencana Promosi Inovasi Industri Biomedis", maka pemerintah berencana untuk mengubah Taiwan menjadi pusat penelitian serta pengembangan dari bioteknologi dan medis. Di samping itu, pemerintah juga akan mendorong agar industri medis bersinergi dengan sektor informasi komunikasi.

Perencanaan ini akan membantu mempromosikan penerapan strategi kesehatan yang lebih menyeluruh, dengan terus mengintegrasikan penggunaan database dan big data dengan metode perawatan telemedicine atau layanan cerdas di setiap rumah sakit.

Wapres William Lai melanjutkan, tindakan ini tidak hanya akan mempercepat wacana transformasi digital di industri biomedis, tetapi juga akan mengembangkan model bisnis yang akan mengintegrasikan produk, layanan dan sistem. Dengan demikian, maka akan terwujudkan visi "Health for All" di setiap lapisan masyarakat.

Komentar

Terbarumore