:::

Hongkong Sebut Mangga Taiwan Mengandung Virus COVID-19, COA: Tidak Ada Bukti Ilmiah

  • 07 July, 2022
  • 鄭蕙玲
Hongkong Sebut Mangga Taiwan Mengandung Virus COVID-19, COA: Tidak Ada Bukti Ilmiah
Hongkong Sebut Mangga Taiwan Mengandung COVID-19, COA: Tidak Ada Bukti Ilmiah (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) Pemerintah Hongkong pada malam kemarin merilis pernyataan, sejak gelombang pertama hampir 200 kg buah mangga yang diimpor dari Taiwan, terdeteksi mengandung virus COVID-19 pada permukaan satu buah mangga, telah menginstruksikan agar produsen yang terkait segera menghentikan penjualan dan produk diturunkan dari rak penjualan, lebih lanjut buah mangga impor kali ini akan dimusnahkan.

Sehubungan dengan hal ini, Dewan Pertanian Badan Inspeksi Karantina Kesehatan Hewan dan Tumbuhan (Baphiq) menekankan alasan kandungan virus COVID-19 bisa memengaruhi perdagangan internasional, sejak November 2020 Komite Ketentuan Sanitasi dan Fitosanitasi (SPS) di bawah naungan Organisasi Perdagangan Dunia(WTO) mengusung masukan berkaitan dengan RRT dan tindakan RRT yang irrasional dari beberapa negara seperti Kanada, Uni Eropa, India dan AS.  

Terhadap penjelasan pemerintah administrasif khusus Hongkong dari Baphiq mengatakan, dikarenakan virus COVID-19 menyebar melalui droplet, virus tidak mampu berkembang biak dalam makanan atau kemasan makanan.” Oleh karena itu semakin menunjukkan pemeriksaan produk makanan dan kemasan produk yang diterapkan oleh RRT, Hongkong, Makau bertentangan dengan bukti ilmiah.

Baphiq mengimbau agar pemerintah Hongkong mematuhi ketentuan internasional, mengadopsi pelaksanaan pengendalian risiko yang wajar dan tetap menjaga kelancaran perdagangan. Setelah mendapat informasi revisi dari Hongkong baru akan disampaikan ke Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan untuk ditinjau lebih lanjut.

Selain itu, Baphiq menjelaskan, berdasarkan ketentuan Hongkong, produk buah Taiwan yang masuk ke Hongkong tidak memerlukan surat keterangan fitosanitasi, juga tidak mendapat pemberitahuan dari pihak Hongkong, dan berdasarkan dari penelitian ilmiah saat ini tidak mendapati virus COVID-19 bisa menular ke orang melalui buah-buahan, menggunakan alasan mengandung virus COVID-19 tidak ilmiah.

Komentar

Terbarumore