:::

Mike Pompeo: Otoritas Beijing Dicemaskan akan Melancarkan Propaganda untuk Melemahkan Kedaulatan Taiwan

  • 05 July, 2022
  • 尤繼富
Mike Pompeo: Otoritas Beijing Dicemaskan akan Melancarkan Propaganda untuk Melemahkan Kedaulatan Taiwan
Mike Pompeo: Otoritas Beijing Dicemaskan akan Melancarkan Propaganda untuk Melemahkan Kedaulatan Taiwan

(Taiwan, ROC) --- Mantan Menlu AS, Mike Pompeo saat berada di London menyampaikan, pemerintah AS seharusnya meninggalkan strategis ambiguitasnya terhadap Taiwan. Strategi ambiguitas yang juga diberlakukan oleh Ukraina – Rusia, telah terbukti tidak efektif dan berbahaya. Mike Pompeo menambahkan, ia mencemaskan pihak RRT akan menggunakan serangan propaganda mereka untuk melemahkan kedaulatan Taiwan, tanpa harus mengirim pasukan dan menyerang langsung.

Dalam sebuah simposium yang digelar oleh wadah pemikir Inggris, Policy Exchange, Mike Pompeo mengutarakan, invasi Rusia ke Ukraina akan digunakan oleh Pemimpin Xi Jin-ping untuk meninjau ulang seluruh strategi mereka dalam menyerang Taiwan. Mike Pompeo juga percaya bahwa AS sudah sepatutnya untuk meninggalkan strategi ambiguitas mereka terhadap persoalan Taiwan.

Mike Pompeo melanjutkan, Xi Jin-ping kian tegas dalam memperlihatkan suaranya bahwa Taiwan adalah bagian dari RRT. Oleh karena itu, AS sudah sepatutnya untuk menghadapi fakta di lapangan dan melakukan klarifikasi perihal apakah Taiwan adalah negara berdaulat atau bagian dari RRT.

Mike Pompeo menekankan, krisis Ukraina dengan Rusia yang terjadi saat ini dapat menjadi bukti bahwa strategi ambiguitas adalah langkah yang kurang efektif dan berbahaya. Ambiguitas hanya akan memberi “kediktatoran” lebih banyak peluang untuk mempersulit “demokrasi” dalam merespons, dan hal ini tentu disadari oleh Pemimpin Xi Jin-ping.

Mike Pompeo juga mengingatkan, isu Taiwan akan melibatkan kawasan dan negara tetangga, seperti Filipina, wilayah perairan Nine-Dash Line dan Jepang. Ini adalah persoalan geopolitik yang kompleks, dan tidak hanya berkaitan dengan Taiwan semata.

Mike Pompeo juga mengingatkan, yang paling ia cemaskan bukanlah pengiriman pasukan oleh RRT ke Taiwan, melainkan metode invasi yang diterapkan RRT di Hong Kong pada tahun-tahun lalu. Intervensi ini disinyalir akan menyebarkan propaganda dan mengirim unit intelijen untuk mengendalikan rezim dengan alih-alih akan menjadikan Taiwan sebagai bagian dari de facto RRT. Jika hal ini benar-benar terjadi, maka dicemaskan kedaulatan Taiwan akan melemah. Oleh karena itu, Taiwan harus segera menemukan cara untuk mencegah terjadinya hal tersebut.

Komentar

Terbarumore