:::

Organisasi Greenpeace Mengimbau Pemerintah untuk Merilis Jadwal Pengurangan Penggunaan Plastik

  • 05 July, 2022
  • 尤繼富
Organisasi Greenpeace Mengimbau Pemerintah untuk Merilis Jadwal Pengurangan Penggunaan Plastik
Organisasi Greenpeace Mengimbau Pemerintah untuk Merilis Jadwal Pengurangan Penggunaan Plastik

(Taiwan, ROC) --- Kebijakan baru untuk mengurangi penggunaan plastik mulai diberlakukan tanggal 1 Juli 2022. Jika membawa wadah/gelas minuman sendiri, maka pelanggan bersangkutan akan memperoleh diskon sebesar NT$ 5. Namun demikian, asosiasi perlindungan lingkungan, Greenpeace hari ini (5/7) menyampaikan, meski pengusaha katering mendukung kebijakan tersebut, tetapi mereka sering kali dihadapkan dengan peraturan yang tidak memadai atau kurang konsisten. Oleh karena itu, para pelaku usaha bersangkutan meminta pemerintah beserta jajaran kementerian untuk menetapkan jadwal pengurangan material plastik secara jelas.

Pada tanggal 5 Juli 2022, asosiasi Greenpeace menggelar konferensi pers di Yuan Legislatif dan memperlihatkan, bahwa selama paruh kedua tahun 2021, pihaknya telah mengunjungi 9 pengusaha katering dalam negeri untuk melakukan survei bersangkutan.

9 pengusaha di atas terdiri dari operator katering dalam negeri yang memiliki banyak cabang di Taiwan, masing-masing adalah kedai minuman, coffee shop, restoran cepat saji, asosiasi perindustrian dan layanan daur ulang.

Kepala Greenpeace Divisi Proyek Pengurangan Material Plastik, Tang An (唐安) menyampaikan, lebih dari setengah responden setuju untuk mulai mengenakan biaya pada penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung wacana untuk mengumpulkan “Dana Pengurangan Plastik” yang akan membantu para pengusaha untuk mulai transformasi.

Namun demikian, kebijakan yang berlaku saat ini diyakini kurang bersahabat dengan sektor jasa, serta status implementasinya tidak konsisten. Oleh karena itu, pemerintah beserta jajaran kementeriannya diharapkan dapat merumuskan jadwal pengurangan plastik yang lebih jelas.

Tang An mengatakan, “Konferensi pers ini digelar sebagai tanggapan atas wacana pemerintah untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai pada tahun 2030. Greenpeace juga telah mengunjungi langsung 9 industri katering utama dalam negeri, serta merangkum seluruh pendapat yang ada dan mengajukan 5 saran terhadap kebijakan pemerintah. Di antaranya, yang terpenting adalah pemerintah dapat membuat jadwal waktu yang lebih jelas, guna mencapai tujuan pengurangan plastic pada tahun 2030. Di samping itu, pemerintah juga diharapkan dapat menggelar kerja sama dengan jajaran kementerian untuk menginvestasikan wacana pengurangan plastik.”

Anggota Legislator dari Taiwan People’s Party (TPP), Tsai Pi-ru (蔡壁如) beranggapan, gerakan mengurangi penggunaan plastik berkaitan erat dengan isu perubahan iklim dan konservasi laut. Oleh karena itu, 2020 menjadi kunci utama dari dimulainya transformasi ini, yaitu mengurangi penggunaan plastik dan melindungi ekosistem laut.

Ia melanjutkan, lima kebijakan utama Greenpeace akan mengarah pada Ditjen Perlindungan Lingkungan, kemudian diikuti oleh Kementerian Ekonomi. Selain dapat mengurangi penggunaan material secara berlebihan, konsep pembangunan berkelanjutan juga berdampak positif bagi penciptaan sirkuler ekonomi hijau

Menanggapi permintaan Greenpeace, Kepala Divisi Pengelolaan Dana dari Ditjen Perlindungan Lingkungan, Lian I-wei (連奕偉) menjawab, pihaknya tengah menyusun jadwal yang relevan, serta tengah dibahas dan akan dikomunikasikan dengan para pengusaha sesegera mungkin.

Komentar

Terbarumore