:::

Belum Mendapat Undangan Pelantikan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, Kemenlu: Dikarenakan Filipina Memiliki Banyak Pertimbangan

  • 30 June, 2022
  • 鄭蕙玲
Belum Mendapat Undangan Pelantikan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, Kemenlu: Dikarenakan Filipina Memiliki Banyak Pertimbangan
Wakil Juru bicara Kemenlu Tsui Ching-lin (foto:MOFA)

(Taiwan, ROC) Berkaitan dengan pihak Taiwan yang tidak mendapat undangan menghadiri pelantikan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr. maka Kemenlu pada hari Kamis ini (30/6) memberikan respons, kantor perwakilan Republik Tiongkok di Manila aktif mengupayakan menghadiri acara pelantikan, akan tetapi pihak Filipina mengatakan dikarenakan banyak pertimbangan maka belum bisa mengundang dan meminta untuk dimaklumi.

Kemenlu mengemukakan, Filipina merupakan bagian sasaran Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan, dalam sektor ekonomi, pariwisata, pertukaran SDM dilakukan dengan akrab, volum perdagangan kedua belah pihak pada tahun lalu mencapai UD$ 9,07 milyar, pekerja migran Filipina yang ada di Taiwan hampir mencapai 140.000 orang, banyak berkontribusi untuk pembangunan ekonomi Taiwan.

Wakil Juru bicara Kemenlu Tsui Ching-lin (崔靜麟)  mengatakan, Kemenlu masih berlanjut untuk bekerja sama dengan pemerintah baru Filipina, yang didasarkan pada pragmatis, timbal balik dan saling menguntungkan, secara aktif mempromosikan berbagai pertukaran untuk meningkatkan kesejahteraan kedua negara.

Berkaitan dengan kepala representatif kantor perwakilan Filipina di Taiwan, Kemenlu mengatakan tim Presiden Ferdinand Marcos Jr. pada tanggal 23 Juni mengumumkan akan dijabat oleh menaker Filipina, Silvestre Bello III, berkaitan dengan hal ini Kemenlu merespons menyambut baik, berharap kedua belah pihak bisa melanjutkan kerja sama berbagai aspek. Kemenlu juga akan lebih aktif memantau pengaturan personal dari pemerintahan baru Filipina, terus memperdalam komunikasi antar kedua belah pihak dan mempromosikan hubungan kerja sama bilateral yang pragmatis.

Komentar

Terbarumore