:::

RUU Otorisasi Pertahanan Nasional Kongres AS Mendukung Pertahanan Diri Taiwan

  • 21 June, 2022
  • 尤繼富
RUU Otorisasi Pertahanan Nasional Kongres AS Mendukung Pertahanan Diri Taiwan
RUU Otorisasi Pertahanan Nasional Kongres AS Mendukung Pertahanan Diri Taiwan

(Taiwan, ROC) --- Kongres Amerika Serikat telah memulai tinjauan terhadap anggaran belanja yang akan dikeluarkan oleh Departemen Pertahanan setempat untuk periode tahun 2023 mendatang. Pihak DPR dan Senat yang menyusun draf ini menyampaikan, bahwa otoritas Gedung Putih akan membantu Taiwan dalam meningkatkan kemampuan pertahanan nasional, serta merencanakan program pelatihan atau simulasi.

Pada tanggal 16 Juni 2022 pekan lalu, Komite Angkatan Bersenjata Senat AS mengesahkan RUU Otorisasi Pertahanan Nasional 2023 (NDAA FY2023), dengan 23 suara mendukung dan 3 suara menentang. Hingga hari ini, pihak berwenang baru merancang wacana, dan belum merilis agenda rancangan tertulis. RUU ini rencananya akan dikirim ke pihak Senat untuk dipertimbangkan kelayakannya.

Saat menyinggung perihal Taiwan, Komite Angkatan Bersenjata Senat AS menyerukan agar pemerintah setempat bersama dengan pejabat Taiwan terlibat dalam program pengembangan pertahanan diri, sehingga memungkinkan Taiwan meningkatkan kapasitas perlindungan diri dan menggelar serangkaian simulasi pelatihan secara bersama.

RUU tersebut juga menyatakan bahwa kebijakan AS adalah untuk mempertahankan kemampuan militer AS, guna mencegah RRT menyerang Taiwan secara paksa atau mengubah status quo secara sepihak

Komite Angkatan Bersenjata DPR AS diharapkan dapat mulai meninjau RUU ini pada tanggal 22 Juni 2022.

RUU di atas juga menegaskan kembali bahwa hubungan kerja sama kedua negara dilakukan dengan bertumpu pada UU Hubungan Taiwan dan Enam Jaminan. Di samping itu, RUU bersangkutan juga menyebutkan bahwa aksi pemaksaan atau agresi RRT terhadap Taiwan yang terus meningkat setiap harinya, telah bertentangan dengan prinsip perdamaian guna menyelesaikan permasalahan tentang Taiwan. AS harus mempertahankan kemampuan perlindungan diri Taiwan dari segala upaya kekerasan atau bentuk ancaman lain terhadap struktur keamanan, sistem sosial atau ekonomi.

RUU ini juga menuliskan, AS akan terus mendukung pengembangan kekuatan pertahanan modern Taiwan, sehingga memungkinkan Taiwan memiliki kemampuan perlindungan diri yang memadai, meliputi fokus pada kemampuan strategis pertahanan asimetris Taiwan. Di samping itu, otoritas AS juga diminta untuk melakukan pelatihan bersama, serta menggalakkan pertemuan antar petinggi sektor pertahanan kedua negara dan membantu Taiwan memperkuat pasukan cadangan.

Selain poin-poin formal, pihak komite juga menyebutkan bahwa mereka mendukung Departemen Pertahanan AS untuk mempertegas tindakan komando di kawasan Indo Pasifik, melalui simulasi perang atau cara lainnya.

Komentar

Terbarumore